Help! Buruh Kembali Dihantui Ancaman Badai PHK

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 06:35 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

Buruh khawatir ledakan PHK segera terjadi kembali seiring dengan pemberlakuan PPKM Darurat. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai beberapa perusahaan sudah mulai berunding dengan serikat pekerja untuk melakukan PHK.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan selama sepekan terakhir, kabar itu makin banyak dilaporkan oleh para buruh. Apalagi opsi memperpanjang PPKM Darurat pun nampaknya makin nyata akan terjadi.

Dia mengaku sudah menerima laporan soal perundingan efisiensi karyawan alias tawaran PHK bagi para buruh di industri komponen otomotif, peleburan besi, dan keramik.

"Seminggu Lalu kami dapat informasi, sudah minta serikat kerja untuk efisiensi kurangi karyawan, memang belum semua mendapatkan keputusan," ungkap Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7/2021).

Sementara itu, selama pandemi COVID-19 berjalan, menurut Said Iqbal berbagai sektor usaha memang sudah melakukan PHK kepada para pekerjanya. Mulai dari sektor ritel, transportasi, hingga perhotelan.

"Kita bisa bayangkan situasi ini terjadi, akan ada ledakan PHK di depan mata kalau PPKM diperpanjang lagi," ujar Said Iqbal.

KSPI memprediksi ada ratusan ribu orang yang kehilangan pekerjaan bila PPKM Darurat dan kondisi krisis karena pandemi terus berlangsung. Menurutnya, pemulihan ekonomi harus dipercepat dengan menangani pandemi dengan baik.

"Akan terjadi ledakan PHK seberapa banyak ya sesuai dengan seberapa cepat pemulihan ekonomi dan lonjakan kasus ini. Kalau krisis terus, pandemi belum berakhir, KSPI prediksi ada ratusan ribu orang, apalagi kalau dilanjutkan PPKM Darurat ini," pungkas Said Iqbal.

Tapi sebetulnya, sebesar apa sih kemungkinan PPKM Darurat bakal diperpanjang?