Beda Pernyataan Luhut Soal Corona yang (Tak) Terkendali

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 16 Jul 2021 20:30 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 terus meningkat dari hari ke hari. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun akhirnya mengakui virus Corona tak bisa dikendalikan pemerintah, setelah sebelumnya menegaskan pandemi bisa dikendalikan.

Menurutnya, virus COVID-19 varian delta kini sudah mendominasi Pulau Jawa. Penyebarannya bahkan jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya yang sudah ada di Indonesia.

"Nah ini saya mohon supaya kita paham, bahwa varian Delta ini varian yang tidak bisa dikendalikan," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/7/2021).

Luhut mengatakan varian delta jauh lebih menular. Menurut studi yang dia paparkan varian virus ini 6 kali lebih menular.

"Varian Delta ini, menurut yang saya baca, itu lebih hampir atau sekitar 6 kali lebih cepat dari varian alpha. Ini dari studi yang saya tahu apakah 5 kali atau 6 kali tergantung siapa yang meneliti, tapi yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian alpha yang sebelumnya," imbuh Luhut.

Luhut mengatakan bahwa kini hampir semua wilayah di Jawa didominasi oleh virus Corona varian delta. Dia turut menampilkan sebuah grafik yang menunjukkan peningkatan kasus Corona yang begitu cepat.

"Kalau kita lihat yang marun ini, itulah dia (varian Delta). Jadi hampir semua di Jawa ini kalau nggak boleh saya katakan, ya semua, itu dikontrol oleh varian Delta," ungkap Luhut.

Tapi, Luhut menegaskan, hal ini terjadi bukan hanya di Indonesia. Negara lain juga mengalami lonjakan jumlah kasus COVID-19 akibat varian Delta. Dari Belanda, Rusia, sampai Amerika pun disebut Luhut mengalami hal yang sama.

"Jangan lihat Indonesia saja yang kena. Itu Inggris juga kena, Belanda kena. Perdana Menteri Belanda kemarin minta maaf karena dia menyetujui lepas masker beberapa waktu yang lalu dan sekarang naik seperti ini. Hari ini juga Malaysia juga sampai hari ini semua juga Delta. Rusia juga, Indonesia, Thailand, dan berikutnya. Amerika sendiri juga terjadi kenaikan yang luar biasa," papar Luhut.

Seperti diketahui, sebelumnya Luhut selalu mengatakan pemerintah berhasil mengendalikan lonjakan virus Corona. Bahkan, jika ada pihak yang tak sepakat, Luhut siap menyodorkan data bahwa situasi COVID-19 di Indonesia terkendali.

"Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, saat ini sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali, jadi semua kita laksanakan," kata Luhut dalam pernyataan pers seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7/2021).

Luhut berbicara hal itu setelah menjelaskan panjang lebar mengenai perkembangan PPKM darurat Jawa-Bali. Dia juga menyampaikan mengenai kondisi obat-obatan, oksigen hingga tempat tidur untuk pasien COVID-19. Dia percaya dalam beberapa hari ke depan, kasus Corona akan membaik.

"Bahwa kita punya masalah, saya berkali-kali sampaikan yes kita punya banyak masalah dan ini masalah kita perbaiki dengan tertib karena tim saya ulangi tim bekerja sangat kompak," ujar Luhut.

Dia juga menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan arahan jelas terkait penanganan COVID-19. Semua kebijakan diputuskan secara terintegrasi.

"Jadi presiden memberikan directive sangat jelas dan presiden sekali lagi saya katakan in charge di semua ini dan kami sebagai pelaksananya tidak ada masalah. Semua kami putuskan secara terintegrasi, saya ulangi semua kami putuskan secara terintegrasi," ujar Luhut.

(hal/fdl)