ARPU Indosat 2006 Turun 10-15 Persen
Jumat, 24 Mar 2006 01:20 WIB
Jakarta - Walau tahun ini target pelanggan baru Indosat ditargetkan tumbuh 3-4 juta,diperkirakan pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU/average revenue per user)Indosat diperkirakan bakal turun 10-15 persen dibanding tahun 2005. Hal ini akibat Indosat mulai membidik segmen menengah bawah sebagai target pasar."Penurunan ARPU sebesar 10-15 persen karena Indosat mulai masuk ke segmen low end customer," kata Direktur Konsumer Marketing Indosat Johnny Swandi Sjam kepada wartawan di Hotel Grand Hyatt, Kamis (23/3/2006).Tahun ini Indosat juga menganggarkan belanja modal (capex/capital expenditure) sebesar US$ 700 juta termasuk untuk pengembangan teknologi 3G. dengan asumsi ini diharapkan margin pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (ebitda/earning before interest, tax, depreciation and amortisation) Indosat akan tumbuh 57-59 persen."Ebitda Margin 2006 akan tumbuh 57-59 persen akan tercapai jika asumsi pelanggan baru 3-4 juta, ARPU turun 10-15 persen, capex sesuai dan cost bisa ditekan," kata Johnny.Johnny mengatakan walalupun saat ini baru 40 persen pelanggan pra bayar yangteregistrasi namun hal tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap pendapatan. Hal ini karena banyak orang yang cenderung memiliki dua kartu dan hanya mendaftarkan satu kartu.Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Indosat Hasnul Suhaimi juga mengatakan, perbandingan utang berdenominasi rupiah dan US dollar akan berimbang 50:50. Hal ini karena Indosat akan melunasi obligasi I Indosat senilai Rp 951,5 miliar.Saat ini total utang Indosat mencapai sekitar Rp 12 triliun dengan proporsi utang rupiah 54 persen dan utang US dollar 46 persen.
(ahm/)











































