Bioskop Tutup Imbas PPKM Darurat, Nasib Karyawannya Miris Banget!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 18 Jul 2021 10:45 WIB
Setelah tutup hampir 7 bulan, bioskop Empire XXI Yogyakarta kembali dibuka. Bioskop beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Pengusaha bioskop di Indonesia sepakat menghentikan semua operasional bioskopnya selama PPKM Darurat. Sejak 12 Juli lalu, secara bertahap penutupan bioskop sudah dilakukan.

Ketua Umum DPP Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan pengusaha menutup bioskopnya demi ikut menekan penyebaran COVID-19. Meskipun menurutnya, selama bioskop dibuka pun pihaknya mematuhi semua protokol kesehatan.

"Penutupan bioskop dilakukan oleh semua bioskop anggota GPBSI, sebagai upaya membantu program pemerintah untuk menekan jumlah penyebaran, serta memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ungkap Djonny dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

Dia mengungkapkan kerugian cukup besar sebetulnya dialami para pengusaha bila harus bioskop harus ditutup. Mulai dari pemeliharaan dan perawatan alat bioskop hingga pembayaran listrik dan gaji karyawan.

Bahkan, dengan ditutupnya bioskop para pengusaha terpaksa merumahkan para karyawan-karyawannya. Dia memaparkan ada sekitar 10.175 orang karyawan bioskop yang terdampak penutupan bioskop.

Dia menyebutkan selama bioskop tutup maka sebagian besar karyawan dirumahkan. Mereka diberikan upah hanya 50% dari yang biasanya diterima. Bahkan ada yang tidak diberikan upah selama bioskop tidak beroperasi, mengingat beban operasional yang berat bagi pengusaha bioskop.

"Meski bioskop ditutup, pemeliharaan dan perawatan perangkat harus rutin dilakukan. Demikian juga pembayaran listrik dan pembayaran gaji karyawan, walaupun memang ada sebagian karyawan yang harus dirumahkan," kata Djonny.

"Mereka adalah karyawan bioskop dan cafe bioskop yang jumlahnya sekitar 10.175 orang di seluruh Indonesia," tambahnya.

Djonny memaparkan saat ini jaringan bioskop CGV telah menghentikan sementara operasionalnya mulai 12 Juli 2021. Disusul bioskop Cinepolis menutup seluruh bioskopnya di 63 lokasi di seluruh Indonesia.

Sementara itu jaringan bioskop terbesar di Indonesia, Cinema XXI juga mulai menutup sementara seluruh bioskopnya pada tanggal 16 Juli 2021.

Demikian juga yang dilakukan bioskop-bioskop independen macam Flix Cinema, New Star Cineplex, Dakota Cinema, Bioskop Golden, Bioskop E-Plaza, Bioskop Gajah Mada, Bioskop Surya Yudha Cinema, Bioskop Rajawali, hingga Bioskop BES Cinema.

Penutupan sementara seluruh bioskop ini, menurut Djonny dilakukan sampai dengan berakhirnya PPKM Darurat yang ditetapkan oleh pemerintah.



Simak Video "Alasan 100 Titik ke Jakarta Disekat Saat PPKM Darurat"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)