RI Target Stop Impor Jagung 2007

RI Target Stop Impor Jagung 2007

- detikFinance
Jumat, 24 Mar 2006 14:35 WIB
Jakarta - Indonesia menargetkan berhenti mengimpor jagung pada tahun 2007 seiring tekad untuk menaikkan produksi jagung dalam negeri."Pada evaluasi akhir tahun 2005, impor tinggal 400 ribu ton. Tahun ini diharapkan lancar, dan tahun depan diharapkan tidak ada sama sekali," Katua Umum Dewan Jagung Nasional (DJN) Fadel Muhammad usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (24/3/2006).Menurut Gubernur Gorontalo itu, target menaikkan produksi jagung didorong oleh peluang kekurangan pasokan jagung di dunia. Dan Indonesia siap mengisi kekurangan pasokan jagung di dunia, mengingat lahan yang tersedia sangatlah luas.Lahan yang akan dijadikan sentra produksi jagung adalah Pulau Sulawesi. Wilayah tersebut sejauh ini sudah menyiapkan 2,7 hektar lahan yang siap ditanami jagung.Mengenai dananya, Fadel berharap ada lembaga penjaminan. "Kita butuh penjaminan untuk memudahkan para petani mendapat kredit. Tapi beliau menghitung paling-paling Rp 1 triliun, kecil katanya," tambah Fadel.Wapres, lanjut Fadel, menyambut positif langkah DJN untuk meningkatkan produksi jagung. "Wapres menjanjikan minggu depan akan dikoordinir menteri-menteri terkait, misalnya menteri PU untuk menyediakan infrastruktur sederhana seperti penyediaan lahan, pertanian dan perbankan," tandas Fadel. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads