Luhut: 54 Orang Meninggal Setelah Divaksin Karena Komorbid

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 21 Jul 2021 19:58 WIB
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara soal vaksinasi COVID-19. Menurut Luhut, mereka yang meninggal dunia karena COVID-19 setelah menjalani vaksinasi jumlahnya sedikit.

Selain itu, mereka yang meninggal tersebut karena memiliki komorbid.

"Data yang kita dapat, yang meninggal karena COVID sudah divaksin angkanya sangat rendah, dari 5,1 juta sampel hanya 54 orang yang meninggal, dan itu rata-rata komorbid," terang Luhut dalam konferensi pers tentang perpanjangan PPKM, Rabu (21/7/2021).

Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu vaksinasi, karena sangat penting dalam pencegahan COVID-19. Luhut menambahkan, langkah testing dan tracing juga sangat penting sehingga bisa sejak dini mendeteksi kasus COVID-19, dan masa penyembuhan bisa lebih cepat.

"Testing tracing sangat penting sehingga bisa dideteksi dan tinggal penyembuhan lebih cepat 8 hari. Tetapi tingkat meninggalnya lebih cepat kalau penanganan tidak cepat, Saya harap ini jadi perhatian kita semua," kata Luhut.

Rencananya dalam waktu dekat pemerintah, atas perintah Presiden, akan melakukan testing tracing pada pusat-pusat isolasi padat penduduk.

"Jadi kami akan lakukan pada perumahan padat penduduk. Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Solo Raya, Semarang, Malang Raya, 7 atau 8 tadi tuh," tutur Luhut.



(hns/hns)