Pemerintah Siapkan Rp 17 T Beli Laptop Lokal, Dalam Rangka Apa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 22 Jul 2021 14:32 WIB
Jakarta -

Pemerintah berencana melakukan peningkatan pengadaan barang untuk sektor pendidikan dengan produk dalam negeri. Rencananya, akan ada peningkatan pengadaan barang-barang teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) yang dibuat industri lokal.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pemerintah akan menggelontorkan sekitar Rp 17 triliun hingga 2024 untuk pengadaan barang-barang TIK buatan lokal ke sektor pendidikan.

"Jadi ini peningkatan produk TIK dengan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Tepatnya ke sektor pendidikan ada Rp 17 triliun sampai 2024," papar Luhut dalam konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Luhut menjelaskan dengan anggaran 2021 saja akan ada pengadaan barang-barang TIK ke sekolah-sekolah sebanyak Rp 3,7 triliun. Ada sekitar 431.730 laptop yang akan disebar ke seluruh sekolah di Indonesia.

"Rp 1,3 triliun dari APBN dan Rp 2,4 triliun dari dana alokasi khusus fisik pendidikan. Saat ini sudah ada tanda tangan kontrak pengadaan produk dalam negeri senilai Rp 1,1 triliun," papar Luhut.

Dia menjelaskan hingga kini ada 6 produsen laptop dalam negeri yang memiliki nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 25%. Luhut mengatakan 6 produsen ini yang akan memenuhi kebutuhan pengadaan di tahun 2021.

"Kesiapan produksinya ada 351 ribu unit di September 2021 dan 718 ribu sekian unit di November 2021," ungkap Luhut.

Selain laptop, pemerintah juga akan mengadakan barang-barang TIK lainnya untuk disebar ke sekolah-sekolah, semua alat ini pun merupakan produk dalam negeri. Mulai dari acces point, konektor, proyektor LCD, layar proyektor, hingga speaker aktif.

Apa kata Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim terkait hal ini? klik halaman berikutnya.