SBY Ogah Perpanjang Kontrak Gas ke Luar Negeri
Jumat, 24 Mar 2006 21:58 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan tidak akan menjual gas lagi ke luar negeri pada tahun-tahun mendatang. Semua pasokan gas akan digunakan untuk kebutuhan domestik."Soal gas saya sudah ambil keputusan. Akan kita pakai untuk kebutuhan dalam negeri," ujar SBY saat membuka Kongres Alumni GMNI di Jakarta, Jumat (24/3/2006).SBY menyatakan, kontrak penjualan gas ke luar negeri akan habis pada tahun 2009-2010 nanti. Saat ini, gas dari Indonesia banyak yang dijual ke Jepang, Taiwan dan Korea serta negara lain."Kalau kontraknya selesai, akan banyak kita pakai di dalam negeri," urainya.SBY mengatakan, jika gas itu digunakan di dalam negeri maka akan dipakai untuk industri pupuk dan listrik. "Harga pupuk dan listrik akan turun. Karena BBM mahal," urainya.Pemerintah menyadari dengan keputusan ini tentunya negara-negara lain tidak akan setuju. "Tentu negara-negara lain tidak suka kenapa kok tiba-tiba diubah. Tapi untuk kepentingan membangun kemandirian ekonomi, kita perlu terobosan kebijakan seperti ini," urainya.
(mar/)











































