Imbas Banjir di China, Rantai Pasok Batu Bara hingga Mobil Terganggu

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 22 Jul 2021 22:15 WIB
People move through flood water after a heavy downpour in Zhengzhou city, central Chinas Henan province on Tuesday, July 20, 2021. Heavy flooding has hit central China following unusually heavy rains, with the subway system in the city of Zhengzhou inundated with rushing water and thousands of residents having to be relocated. (Chinatopix Via AP)
Foto: AP/Stringer
Jakarta -

Bencana alam banjir di China yang terjadi sejak 17 Juli dan terus terjadi hingga hari ini ternyata menenggelamkan pusat ekonomi dan transportasi. Akibatnya, rantai pasokan barang-barang mulai dari mobil, elektronik, baru bara hingga pangan seperti babi dan kacang tanah terancam.

Seperti melansir Reuters, banjir dilaporkan menggenangi ibukota provinsi, Zhengzhou. Derasnya hujan di kota berpenduduk 10 juta orang itu, telah mengubah jalan menjadi sungai yang mengalir deras, membuat stasiun kereta bawah tanah terendam dan ribuan mobil tergenang.

Tak hanya itu, menewaskan sedikitnya 33 orang, memutus sambungan jalan dan mematikan listrik serta layanan telepon seluler ke banyak bagian wilayah tersebut.

Sebagian listrik telah diperbaiki dan beberapa kereta api serta penerbangan kembali beroperasi pada Kamis (22/7/2021). Akan tetapi, para analis mengatakan gangguan dapat berlangsung selama beberapa hari.

Kemudian dampaknya mendorong harga dan memperlambat bisnis di Henan dengan padat penduduk dan provinsi-provinsi lainnya. Salah satunya yang terjadi pada pengangkutan batu bara yang mayoritas digunakan sebagai tenaga listrik di China terdampak parah karena harus melewati Zhengzhou ke China Tengah dan Timur.

"Karena Zhengzhou adalah pusat transportasi nasional teratas dan provinsi Henan adalah produsen utama biji-bijian, bahan mentah, dan beberapa produk manufaktur seperti iPhone, kami yakin curah hujan dan banjir akan berdampak material pada aktivitas bisnis dan inflasi dalam jangka pendek," tulis analis Nomura.

Sementara itu, Foxconn (2317.TW) selaku pembuat iPhone untuk Apple (AAPL.O) di Zhengzhou mengatakan, tidak ada dampak langsung pada fasilitas utamanya.

"Kami memantau situasi dengan cermat dan akan memberikan pembaruan apa pun yang sesuai," katanya.

Namun, seseorang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan konektor dekstop di bagian Zhongmu, Zhengzhou terpengaruh setelah beberapa peralatan rusak akibat banjir.

Di sisi lain, produsen mobil terbesar di China, SAIC Motor (600104.SS), memperingatkan dampak jangka pendek banjir terhadap kegiatan logistik di pabriknya di Zhengzhou, sedangkan Nissan Jepang (7201.T) mengatakan produksi di pabriknya telah ditangguhkan.

Analis Nomura menambahkan, banjir juga harus memicu pelepasan permintaan terpendam untuk konsumsi dan investasi terutama untuk mobil dan infrastruktur.

Data dari 11 perusahaan asuransi termasuk Ping An Insurance Group (601318.SS) menunjukkan, mereka telah menerima klaim untuk hampir 32.000 mobil yang rusak di Henan pada hari Kamis.

China Development Bank mengatakan pada hari Rabu akan mengeluarkan 1,86 miliar yuan atau setara dengan Rp4,1 triliun pinjaman darurat kepada Zhengzhou Metro Group dan perusahaan pemerintah daerah lainnya untuk memperkuat drainase dan membangun kembali fondasi.

Salah satu daerah penghasil daging babi utama di negara itu juga terdampak. Perjalanan hewan tersebut ke rumah jagal terhambat. Hal itu pun akan berpengaruh pada harga pangan di Henan yang memiliki hampir 100 juta orang.

Dampak jangka panjangnya terjadi pada hasil pertanian karena air hujan dapat menyebarkan penyakit. Hujan deras di selatan tahun lalu menyebabkan demam babi Afrika, yang mematikan bagi babi dengan lebih dari 200.000 hektar lahan pertanian Henan dilanda banjir.

Analis SDIC Essence Futures memperingatkan, dampaknya terhadap panen kacang tanah yang matang. Setidaknya, Henan menghasilkan sekitar seperempat dari kacang tanah China atau sumber utama minyak goreng.



Simak Video "Banjir Melanda China, Lebih dari 70.000 Warga Dievakuasi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)