Ingat! Jangan Asal Bundel Bisnis Paket Isoman

dtv - detikFinance
Jumat, 23 Jul 2021 08:45 WIB
Jakarta -

Bundel menjadi salah satu strategi marketing yang dipakai banyak orang di e-commerce atau marketplace. Tapi tahukah kamu, salah menggabungkan beberapa produk bisa menurunkan angka penjualan.

"Yang di bundling itu jangan produk yang jelek dengan yang jelek juga. Kalau bisa satunya (produk) lebih bagus dari satunya dan dua hal (produk) tidak ada konflik. Kalau sesama produk tidak laku ya di bundling juga tetap tidak laku," jelas Hermawan Kartajaya dalam program d'Mentor, Rabu (21/7/2021).

Hermawan mengatakan strategi bundling harus saling menguntungkan satu sama lain. Oleh karena itu faktor pengenalan merek produk menjadi penting.

"Brand yang lemah gandul yang kuat," sambung Hermawan.

Hermawan mengibaratkan bundling harus bisa memperkuatkan produk lainnya atau memiliki nilai pembeda. Menurutnya, hal itu dilakukan agar orang lain mau diajak bekerja sama.

"Tapi kalau kita sendiri tidak lumayan kuat, tidak ada diferensiasi maka orang lain tidak mau bekerja sama. Tunjukkan diferensiasi anda kepada calon partner anda, ajak calon partner anda maka dia akan mau," jelas Hermawan.

(edo/edo)