3 Jurus Industri Kreatif Bisa Terus Hidup di Tengah Pandemi

Erika Dyah - detikFinance
Jumat, 23 Jul 2021 10:59 WIB
Ida Fauziyah
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pandemi COVID-19 memberi pukulan bagi perekonomian dan ketenagakerjaan Indonesia, termasuk di sektor industri kreatif. Kendati demikian, ia meyakini industri kreatif akan mampu menghadapi tantangan pandemi dengan cara-cara yang kreatif.

"Bukan industri kreatif namanya kalau kita tidak bisa menghadapi tantangan pandemi COVID-19 dengan cara-cara yang kreatif," ujar Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Dalam Podcast oleh Vokraf yang berlangsung virtual, Kamis (22/7), Ida mengungkapkan ada tiga hal yang perlu terus diupayakan oleh industri kreatif dalam menghadapi tantangan pandemi.

Pertama, memanfaatkan teknologi dan informasi. Ida mengatakan pelaku industri kreatif dituntut adaptif dalam mengembangkan dan menyalurkan karya-karyanya melalui pemanfaatan teknologi dan informasi.

"Sikap adaptif terhadap perubahan dengan memanfaatkan teknologi dan informasi akan memegang peranan penting bagi masa depan industri kreatif," terangnya.

Kedua, industri kreatif harus berkolaborasi. Menurutnya, kolaborasi merupakan salah satu cara paling populer untuk saat ini. Sebab Ida menilai, dengan skema kolaborasi, para pelaku industri kreatif dapat berbagi ide dan sumber daya yang dimiliki dengan tujuan memperkuat karya kreativitas masing-masing.

Terakhir, lanjutnya, pelaku industri kreatif harus mampu meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan fleksibilitas. Sebab, sifat kreatif dan inovatif akan muncul jika memiliki kompetensi dan keterampilan.

"Oleh karenanya, kompetensi dan keterampilan pelaku industri kreatif harus terus diasah," imbuhnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan industri kreatif memiliki masa depan yang sangat cerah karena kreativitas menjadi salah satu skill yang paling dibutuhkan pada pekerjaan masa depan.

Menurutnya, potensi ini dapat diketahui dari kajian berbagai lembaga dan juga kajian dari Kemnaker. Ia mengungkap diperkirakan pada era revolusi industri 4.0 ini, akan banyak tumbuh pekerjaan-pekerjaan baru dan skill baru yang utamanya berkaitan dengan teknologi informasi dan industri kreatif.

"Jadi saya yakin ketika perekonomian kita semakin pulih dari pandemi, sektor ekonomi kreatif akan kembali booming dan tumbuh dengan pesat di masa yang akan datang," pungkasnya.



Simak Video "Kemenaker Raih WTP Kelima Kalinya, Menaker Ucap Syukur"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/hns)