Ahok Kenang Christianto Wibisono: Saya Belajar Banyak dari Pak Chris

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 24 Jul 2021 14:30 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meluncurkan buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Basuki Tjahaja Purnama atau beken disapa Ahok mengenang almarhum Christianto Wibisono. Ekonom Senior itu meninggal dunia, Kamis (22/7/2021) pada usia 76 tahun.

"Saya belajar banyak dari pak Chris dari kuliah, bahkan dari SMA. Saya mulai kenal beliau di Sinar Harapan lalu pindah ke Kompas juga, saya belajar banyak buku buku beliau, saya kira ga bisa beli buku-buku beliau karena terlalu mahal tetapi banyak tulisan-tulisannya di media," kenang Ahok, dalam Ibadah Pelepasan Christianto Wibisono secara virtual, Sabtu (24/7/2021).

Ahok mengatakan terakhir bertemu dengan Christianto saat bedah buku Dinasti Menteng. Kemudian sebelumnya juga pada 2011 Ahok mengatakan pernah bertemu di satu acara di Washington dan kala itu Ahok mengungkap banyak berdiskusi dengan Christianto.

"Beliau datang ketemu sering diskusi buat keputusan politik maupun mau mengajak untuk diskusi. Seperti malam-malam setelah pulang dari Washington hampir tiap minggu 2-3 yang dikirimkan beliau berita-berita yang tentang saya terus dia kasih komentar, saya rasa beliau mau kita baik-baik sama semua orang damai gitu ya," kata Komisaris Utama Pertamina itu.

Dengan kenangan-kenangan dan pelajaran yang banyak didapat Ahok dari Christianto, dia merasa terkejut saat dikabarkan Christianto dikabarkan tengah sesak nafas pada Kamis subuh.

"Saya merasa kaget ada misscall dari Pak Chris subuh Kamis saya lupa telepon saya disilent. Ini kenapa Pak Chris telpon malam malam ini pasti ada apa apa ini saya telepon balik nggak diangkat, kemudian dikabarkan lagi sesak," imbuhnya.

Ahok pun menutup dengan mengatakan duka cita kepada keluarga. Dia juga mengatakan buku-buku dan keterangan menjadi sesuatu harta yang ditinggalkan. Ahok mengatakan banyak orang menerima pemikiran-pemikiran dari Christianto.

"Beliau suka bilang buku itu intan berlian. Tulisan-tulisan beliau itu akan hidup diantara kita," tutup Ahok.

(hns/hns)