Viral Startup Tanijoy Diduga Bawa Kabur Duit Investor Rp 4 M

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 26 Jul 2021 12:31 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Viral startup yang berfokus dalam investasi pertanian, Tanijoy diduga membawa lari uang investornya sebanyak Rp 4 miliar. Uang itu merupakan milik 400 investor Tanijoy.

Kabar ini viral di media sosial Twitter. Akun Twitter @AREAJULID mengunggah beberapa keluhan dari investor Tanijoy. Informasi yang didapat akun Twitter tersebut dari pemilik akun @akbarprasetioo.

"Tea! Lagi rame nih ada startup yang menggelapkan uang investor sampai Rp 4 miliar. Bayangkan, Rp 4 miliar. Parah banget di masa pandemi gini pula. Mana itu startup ada kerja sama bareng BUMN lagi. Kurang lebih ada 400 investor," tulis akun @AREAJULID dikutip Senin (26/7/2021). Tulisan cuitan disesuaikan dengan ejaan yang baku.

Sementara pemilik akun @akbarprasetrioo bercerita bahwa dirinya juga sebagai investor di Tanijoy. Dia mengungkap awal investasinya 6 slot saham dengan total Rp 2.068.000 dan dana itu diduga hilang,

"Berawal dari niat bantu petani, saya memutuskan untuk investasi pada proyek kentang granola tele IV dengan total 6 slot dengan total 12.408.000 di bulan Juli 2020 dan seharusnya cair di Maret 2021, tapi @Tanijoy_id malah HILANG #Tanijoypenipu #Tanijoy #Tanijoymenghilang #4mTanijoy," tulisnya.

Namun, setelah mendapatkan pengalaman itu, dia mengaku makin curiga karena banyak laporan dari investor lainnya dan Instagram yang bernasib sama dengan dirinya. Dalam unggahan komentar dari investor lainnya sebagian besar bercerita kalau sudah setahun uang mereka tidak kembali.

"Penipuan model baru, dengan embel-embel investasi syariah status di dashboard nggak ter-update. Harusnya bulan Maret pencarian namun sampai hari ini nggak ada update," kata salah satu komen di Google.

Apa jawaban Tanijoy? Cek halaman berikutnya.