Realisasi Investasi Naik 16% Jadi Rp 223 T di Kuartal II-2021

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 12:22 WIB
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberi kuliah umum bagi mahasiswa di Universitas Citra Bangsa. Ada berbagai hal yang dibahas Bahlil di sana.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Foto: Dok. BKPM
Jakarta -

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkap realisasi investasi mencapai Rp 223 triliun di kuartal II-2021. Angka ini naik 16,2% dari periode yang sama tahun lalu.

"Ini sebelum PPKM, dihitung dari April, Mei, Juni 2021, realisasi investasi tercatat Rp 223 triliun itu tumbuh 1,5% secara (quarter-to-quarter/qtq) dan year-on-year itu 16,2%," jelas Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (27/7/2021).

"Sebelum PPKM ya, jangan sampai dikait-kaitkan dengan PPKM," tambahnya.

Kenaikan realisasi investasi juga diiringi dengan penyerapan tenaga kerja. Angka serapan tenaga kerja meningkat secara tahunan sebesar 18,5% menjadi 311.922 orang.

Jika dirinci, realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) memiliki persentase 52,4% dengan nilai Rp 116,8 triliun. Realisasi PMA naik 4,5% dibandingkan kuartal sebelumnya, dan jika dibandingkan secara tahunan naik 19,6%.

Selanjutnya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) memiliki persentase 47,6% dengan nilai Rp 106,2 triliun. Capaian ini turun 1,6% dibandingkan kuartal sebelumnya, namun naik 12,7% secara tahunan.

"Memang aga turun (PMA) turun 1,6% tetapi turun masih dalam batas toleransi," imbuh Bahlil.

Simak juga video 'Resep Investasi Saham di Masa PPKM Darurat Jawa Bali':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)