Bansos PKL Dinilai Mampu Jaga Daya Beli Masyarakat Kecil Saat PPKM

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Selasa, 27 Jul 2021 13:55 WIB
Bansos PKL Dinilai Mampu Jaga Daya Beli Masyarakat Kecil Saat PPKM
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Pemerintah menyiapkan insentif bantuan sosial sebesar Rp 1,2 juta untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warteg yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama pemberlakuan PPKM.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pemerintah juga memberikan bantuan untuk warung dan PKL dengan skema sama dengan BPUM, yaitu untuk satu juta penerima dengan bantuan Rp 1,2 juta dan ini akan dibagi-bagikan melalui TNI dan Polri.

"Sehingga ini diharapkan bisa memberikan bantuan ke masyarakat secara tunai, terutama di wilayah-wilayah yang di Level 4," ujar Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Airlangga berharap dengan bantuan tersebut, dapat membantu PKL untuk tetap bertahan di tengah berlanjutnya PPKM level 4 hingga 2 Agustus mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan bansos yang disalurkan pemerintah mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat yang berada di kelas menengah ke bawah.

"Bantuan ini dapat menjaga daya beli kelompok masyarakat menengah bawah. Karena dengan perpanjangan PPKM Level 4 ini, masyarakat diharuskan membatasi kegiatan termasuk aktivitas ekonomi. Ini bagus untuk mendukung masyarakat bertahan termasuk pelaku usaha kecil seperti PKL, warteg dan sebagainya," jelasnya.

Namun demikian, kata Yusuf, penyaluran bansos tersebut tidak dapat mendorong konsumsi yang lebih tinggi di masa penerapan PPKM.

"Bantuan ini setidaknya dapat menahan agar daya beli masyarakat tidak jatuh terlalu dalam. Sehingga diharapkan pemerintah dapat mempercepat penyaluran bantuan ini agar recovery ekonomi kita setelah PPKM tidak lagi diperketat tidak akan memakan waktu lebih lama," jelasnya.

Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menyambut baik keputusan pemerintah untuk memberikan sejumlah insentif khususnya bagi pelaku usaha mikro kecil (UKM), termasuk bantuan kepada warung, PKL hingga warteg.

"Saya rasa ini waktu yang tepat, karena para pelaku UKM sudah terhimpit dengan pemberlakuan PPKM 3 minggu kemarin. Dan bantuan modal 1,2 juta yang telah disiapkan pemerintah ini menjadi angin segar," ungkapnya.

Menurut Sarman, berbagai bentuk bantuan yang digelontorkan pemerintah menunjukkan negara hadir di tengah para pengusaha meski di tengah krisis.

"Artinya ini kita apresiasi dengan bantuan-bantuan yang diberikan secara bertahap. Karena masih ada beberapa sektor yang belum mendapatkan stimulus. Tetapi pelonggaran PPKM Level 4 ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendistribusikan bantuan Rp1,2 juta yang disiapkan untuk mendukung UKM agar tetap bertahan," pungkasnya.

Simak juga video 'Daftar Pelonggaran Pasar-PKL Selama Perpanjangan PPKM Level 4':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/hns)