Dahlan Iskan Ungkap Cara Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 28 Jul 2021 11:14 WIB
Sumbangan COVID Rp 2 Triliun Bikin Heboh, Ini Fakta-faktanya
Foto: Istimewa
Jakarta -

Sosok almarhum Akidi Tio masih membuat banyak orang penasaran hingga saat ini. Bagaimana tidak, ada sosok yang kurang populer di kalangan pengusaha tapi secara mengejutkan menyumbang Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19.

Lewat tulisannya berjudul Bantuan 2 T, Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan pun mencari tahu sosok yang misterius itu. Dalam pencariannya, Dahlan juga mendapat informasi mengenai bagaimana cara keluarga almarhum Akidi Tio menyumbang dana fantastis tersebut.

Dahlan mulanya menggali informasi dari Hardi Darmawan. Diketahui, Hardi merupakan dokter keluarga dari Akidi Tio. Dahlan mengaku tidak punya kontak sang dokter. Beruntung, Dahlan mengenal kakaknya dan akhirnya pun mendapat kontak Hardi.

"Saya hubungi sang kakak. Saya pun mendapat nomor telepon Prof Hardi. Saya kirim WA ke beliau. Lalu Prof Hardi yang menelepon saya kemarin sore," tulis Dahlan yang dipublikasikan di disway.id seperti dikutip detikcom, Rabu (28/7/2021).

Hardi membenarkan sumbangan tersebut. Hardi juga mengaku kenal baik keluarga Akidi Tio.

Hardi lalu bercerita, tiga hari lalu diminta putri Akidi Tio untuk menyaksikan penyerahan bantuan itu. Hardi mengatakan, bantuan itu diserahkan ke Kapolda Sumsel Eko Indra Heri.

Hardi bilang, bantuan itu diserahkan ke Kapolda atas permintaan dari keluarga.

"Bukan arahan saya. Itu langsung keinginan keluarga. Untuk diberikan ke kapolda," ujar Hardi seperti ditulis Dahlan.

Dahlan pun menanyakan bagaimana bentuk penyaluran bantuan tersebut. Apakah dalam bentuk uang kontan, cek transfer, atau bantuan dalam bentuk makanan.

Menurut Hardi, bantuan itu dalam bentuk uang yang akan ditransfer pada hari ini.

"Bentuknya uang. Akan ditransfer besok," terang Hardi.

Lanjut membaca ke halaman selanjutnya

Simak video 'Surprise Keluarga Pengusaha Akidi Tio di Balik Donasi Rp 2 T untuk COVID':

[Gambas:Video 20detik]



Tak berhenti di situ, Dahlan pun mempertanyakan apakah boleh bantuan ditransfer ke rekening Polda ataupun rekening pribadi Kapolda. Hardi bilang, hal itu masih diatur dan kemungkinan dibuatkan rekening khusus.

"Apakah boleh ditransfer ke rekening Polda? Juga apakah boleh dikirim ke rekening pribadi kapolda?" tanya Dahlan.

"Masih diatur. Mungkin disiapkan rekening khusus," jawab Hardi.

(acd/zlf)