Bos Google: Siapapun yang Datang ke Kantor Harus Vaksin!

Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 29 Jul 2021 10:01 WIB
sundar pichai, anjali pichai
Foto: dok. Getty Images
Jakarta -

Raksasa teknologi Google telah meminta kepada seluruh pegawainya agar melakukan vaksinasi sebelum mereka dapat kembali bekerja di kantor. Hal ini disampaikan lansung oleh CEO Google Sundar Pichai melalui sebuah email untuk karyawannya.

Melansir dari BBC, Kamis (29/7/2021), kebijakan tersebut pertama kali akan mulai diterapkan di Amerika Serikat (AS) dalam beberapa minggu ke depan, yang kemudian akan diperluas ke kantor-kantor Google di negara lain dalam beberapa bulan mendatang. Sundar juga menjelaskan bahwa penerapan kebijakan tersebut akan bervariasi, disesuaikan dengan kondisi dan peraturan di wilayah masing-masing.

"Pertama, siapa pun yang datang untuk bekerja di kampus kami perlu divaksinasi. Kami meluncurkan kebijakan ini di AS dalam beberapa minggu mendatang dan akan diperluas ke wilayah lain dalam beberapa bulan mendatang," tulis Sundar.

"Penerapannya akan bervariasi sesuai dengan kondisi dan peraturan setempat, dan tidak akan berlaku sampai vaksin tersedia secara luas di wilayah Anda," jelas Sundar.

Meski demikian, dia juga menjelaskan bahwa Google hanya akan memberikan pengecualian (untuk tidak divaksin) bila ada karyawan memang tidak dapat divaksin karena alasan medis atau alasan perlindungan lainnya.

Selain itu, Google juga berencana untuk menunda pembukaan kembali fasilitas kantor secara penuh secara global mulai dari 1 September hingga 18 Oktober karena adanya lonjakan kasus yang disebabkan oleh varian Delta dari coronavirus.

"Kedua, kami memperpanjang kebijakan kerja dari rumah sukarela global hingga 18 Oktober," tulisnya.

Sedangkan untuk karyawan yang memiliki keadaan khusus dapat mengajukan permohonan agar dapat bekerja dari rumah hingga akhir tahun 2021. Selain itu, setiap karyawan Google juga dapat mengajukan diri untuk bekerja dari rumah secara permanen atau pindah kantor jika mereka mau.

"Bagi Anda dengan keadaan khusus, kami akan segera membagikan opsi kerja sementara yang diperluas yang memungkinkan Anda melamar kerja dari rumah hingga akhir tahun 2021," jelasnya lagi.

(zlf/zlf)