Pemerintah Anggarkan Rp 38,4 T Tutupi Tambahan Subsidi

Pemerintah Anggarkan Rp 38,4 T Tutupi Tambahan Subsidi

- detikFinance
Senin, 27 Mar 2006 12:32 WIB
Jakarta - Pemerintah akan menganggarkan dana sebesar Rp 38,4 triliun untuk menutupi kekurangan tambahan subsidi yang sebesar Rp 58,04 triliun pada tahun 2006 ini. Dana sebesar itu akan diambil dari selisih antara pagu indikatif sementara dan pagu indikatif tetap tahun 2006."Kita akan melakukan penghematan dalam pembiayaan APBN tahun 2006, antara lain dulu ada yang ada namanya pagu indikatif sementara, ditambah pagu indikatif tetap. Dari selisih inilah yang akan kita lakukan penghematan dan jumlahnya cukup besar sekitar Rp 38,4 triliun," kata Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Menneg PPN/Kepala Bappenas) Paskah Suzetta.Hal ini disampaikan dia kepada wartawan usai membuka lokakarya Tata Ruang Kota Megapolitan Jabodetabekjur di Kantor Bappenas, Jalan Dipenogoro, Jakarta, Senin (27/3/2006).Defisit anggaran yang akan dicarikan tersebut tidak hanya akan digunakan untuk subidi tarif dasar listrik (TDL) saja, tapi juga untuk subsidi raskin, subsidi langsung tunai (SLT) dan subsidi untuk pupuk.Dijelaskannya, pemerintah harus terus melakukan penghematan dalam pembiayaannya yang antara lain adalah menunda beberapa pembangunan yang tidak mendesak sekali, seperti pengadaan kendaraan, penyediaan tanah, pengadaan kantor baru dan penundaan kunjungan kerja atau perjalanan dinas yang tidak perlu.Akan tetapi untuk program seperti program kesehatan dan program pendidikan tidak akan ada penundaan ataupun pengurangan anggaran.Untuk jumlah dana tambahan subsidi yang harus disedikan pemerintah tahun 2006 yakni sebesar Rp 58,04 triliun. Subsidi paling besar untuk dana anggaran pendidikan yang masih membutuhkan tambahan dana Rp 41,54 triliun, susbsidi TDL Rp 10,2 triliun, subsidi pupuk Rp 3,3 triliun, dan Rp 3 triliun untuk subsidi raskin. (mar/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads