Erick Thohir & Anindya Bakrie Bakal Kuasai 51% Saham Klub Bola Inggris

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2021 20:13 WIB
OXFORD, ENGLAND - MAY 02: A General view outside the Kassam Stadium, home of Oxford United on what would have been the final weekend of the 2019/2020 season for EFL Clubs in The Championship, League one and League Two May 02, 2020 in Oxford, England. Sport is on hold while the world deals with the Coronavirus Covid-19 pandemic. British Prime Minister Boris Johnson, who returned to Downing Street this week after recovering from Covid-19, said the country needed to continue its lockdown measures to avoid a second spike in infections  (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Foto: Getty Images/Catherine Ivill
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir dan pengusaha Anindya Bakrie dikabarkan bakal membeli 51% saham klub sepak bola Inggris Oxford United. Target mereka, kesepakatan itu bisa selesai sebelum bursa transfer tutup pada 31 Agustus 2021.

Mengutip dari laman Oxford Mail, Jumat (31/7/2021) Jika pembelian saham itu disepakati, maka Erick dan Anindya masing-masing akan memiliki 25,5% saham Oxford United. Saham sebesar 51% itu diketahui saat ini dikuasai oleh Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth.

Dikutip Daily Mail, dalam kesepakatan ini keduanya sudah mengajukan penawaran kepada Sumrith untuk membeli seluruh sahamnya di Oxford. Anindya mengungkap dirinya dan Erick merasa terhormat bisa menjadi bagian dari Oxford United.

"Saya dan Erick, di sini untuk mendukung dan kami merasa terhormat menjadi bagian dari Oxford United. Saya yakin klub (Oxford United) akan mengumumkannya," kata Anindya kepada BBC Oxford.

Ternyata sebelum kabar kesepakatan ini tersiar ke media, proses akuisisi itu sudah berjalan dalam beberapa pekan terakhir. Proses akuisis Oxford United itu disebut tinggal menunggu badan English Football League (EFL) sebagai operator kompetisi sepakbola non-Premier League.

"Kita tunggu saja tanggal mainnya, karena semua ini kan ada proses. Tapi memang dari awal kita percaya akan potensi Oxford United untuk naik kelas ke Divisi Championship," kata Anindya, dalam rilisnya.

Sebagai informasi, Erick dan Anindya sudah memiliki saham klub yang kini berlaga di League One atau setara divisi tiga Inggris itu sejak 2018. Namun, saham yang dimilliki tidak sebanyak Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth yang menguasai 51%.

Erick dan Anindya memang bukan orang baru dalam dunia olahraga. Erick Thohir sendiri sempat memiliki saham raksasa Italia Inter Milan dari 2013 hingga 2019 dan sebelumnya merupakan pemegang saham mayoritas di DC United di Amerika.

Sedangkan, Anindya kini menjabat Ketua PRSI sekaligus memiliki saham di beberapa klub lokal Indonesia. Sementara Erick punya latar belakang pengusaha yang gila olahraga.

(das/das)