Pasokan Oksigen & Obat di Luar Jawa Digenjot, Keran Impor Dibuka

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 02 Agu 2021 22:46 WIB
Jakarta -

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah terus memenuhi ketersediaan fasilitas kesehatan, salah satu yang penting adalah oksigen dan obat-obatan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus COVID-19.

Dia mengatakan kapasitas obat-obatan dan pasokan oksigen medis tetap terjaga ketersediaannya di wilayah-wilayah yang ada di luar Jawa-Bali.

"Kami juga menjaga ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen medis dan oksigen di klaster-klaster di luar pulau Jawa," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual perpanjangan PPKM, Senin (2/8/2021).

Untuk pasokan oksigen menurutnya sudah banyak dipasok dari beberapa pabrik yang ada di Medan, Palembang, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku utara, hingga di Papua.

Dia mengatakan bila masih kurang pun, mulai dari oksigen dan obat-obatan akan diseimbangkan pasokannya dari Jawa-Bali.

"Tadi dengan koordinasi Pak Menko Marinves kita juga menyeimbangkan pasokan dari Jawa untuk keluar Jawa," kaya Airlangga.

Bila masih kurang juga, Airlangga mengatakan kemudahan impor oksigen ataupun obat-obatan juga sudah disiapkan pemerintah. "Kita juga sudah ada kebijakan kemudahan untuk impor di daerah perbatasan seperti di Kalbar," ujarnya.

Airlangga menambahkan kapasitas tempat tidur dan fasilitas kesehatan terus ditambahkan dan disiapkan untuk merawat pasien COVID-19. Khususnya yang berbentuk fasilitas isolasi terpusat.

(hal/hns)