Jurus Petani Kopi RI Agar Bisa Tembus Pasar Luar Negeri

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 03 Agu 2021 16:04 WIB
Petani memanen kopi arabika Gayo di Takengon, Aceh Tengah, Aceh.
Foto: ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA
Jakarta -

Produk kopi varietas arabika (Java Preanger) dan Robusta asal Subang siap untuk diekspor ke luar negeri. Kopi yang dihasilkan di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini memiliki keunikan tersendiri.

Karena itu Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank membentuk Desa Devisa Kopi di Subang yang bekerja sama dengan Koperasi Gunung Luhur Berkah (GLB).

Program Desa Devisa ini adalah salah satu cara untuk mengembangkan masyarakat dengan mengedepankan keunikan komoditas yang dihasilkan di daerahnya.

Dari program ini, LPEI memberikan jasa konsultasi seperti pendampingan kepada 208 petani di enam desa antara lain Cisalak, Nagrak, Cupunagara, Darmaga, Sukakerti dan Pasanggrahan.

Pelatihan ini diberikan mulai dari sisi produksi sampai mekanisme ekspor. Hal ini diharapkan bisa membantu menciptakan komoditi yang berkualitas dengan daya saing yang tinggi.

Ketua Poktan Penangkar Benih GLB Erni Fitriani mengungkapkan program Desa Devisa ini bisa menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar.

"Harapannya ke depan program Desa Devisa ini bisa memberikan bantuan akses permodalan untuk pembenihan, agar hasil panen lebih besar dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional," kata dia, Selasa (3/8/2021).

Harapan lain pun disampaikan oleh anggota kelompok tani penangkar benih GLB Ceu Bedah, "Dengan adanya program Desa Devisa, ibu-ibu di sini bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sekolah anak. Saya berharap ke depannya juga bisa nabung untuk umroh," ujar Bedah.

Bupati Subang H. Ruhimat pada saat peluncuran Program Desa Devisa Kopi Subang mengajak para petani yang mengikuti pendampingan, agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan dampak positif bagi para petani.

Dia mengharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, yaitu petani kopi Subang menjadi maju dan lebih sejahtera. "Kopi Subang mendunia dan menjadi jalan kesejahteraan masyarakat Subang. Kami apresiasi program Desa Devisa yang diinisiasi oleh LPEI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Subang," ujar H. Ruhimat.
Attachments area

(kil/zlf)