Belanja di Sini Bisa Pakai 15 Mata Uang Kripto, Minat?

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 05 Agu 2021 11:10 WIB
VANCOUVER, BC - OCTOBER 29: Gabriel Scheare uses the worlds first bitcoin ATM on October 29, 2013 at Waves Coffee House in Vancouver, British Columbia. Scheare said he just felt like being part of history. The ATM, named Robocoin, allows users to buy or sell the digital currency known as bitcoins. Once only used for black market sales on the internet, bitcoins are starting to be accepted at a growing number of businesses. (Photo by David Ryder/Getty Images)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Produk fashion mewah asal Jerman, Philipp Plein mengumumkan mulai menerima pembayaran dengan 15 mata uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Dogecoin, Litecoin, dan Tether.

"Sejak Senin (2/8) kami mulai menerima 15 mata uang kripto yang berbeda sebagai metode pembayaran resmi di PLEIN.com dan juga di toko kami. Saya kewalahan respons dengan masukan yang kami terima sejak dimulai," bunyi peryataan Philipp Plein melalui akun Instagram resminya @philippplein yang dikutip detikcom, Kamis (5/8/2021).

Pernyataan itu disampaikan Philipp Plein setelah bermitra dengan perusahaan pembayaran crypto Coinify, yang baru-baru ini diakuisisi broker kripto, Voyager Digital seharga US$ 84 juta atau setara Rp 1,2 triliun (kurs Rp 14.332).

Tak hanya itu, Philipp Plein juga memberikan program khusus bagi pelanggan yang berbelanja dengan menggunakan mata uang kripto.

"Pelanggan yang ingin membelanjakan kepemilikan kripto mereka dengan sepatu kets seharga US$ 6.500, sekarang Anda memiliki peluang bagus untuk melakukannya," demikian pernyataan Philipp Plein dikutip dari UToday.

Para pembeli yang menggunakan mata uang kripto akan diminta untuk memberikan informasi know-your-customer (KYC) mereka, jika berbelanja melebihi total 10.000 euro atau sekitar Rp 169 juta (kurs Rp 16.900).

"Daftar lengkap selebritas yang telah bekerja dengan Plein termasuk Paris Hilton, Floyd Mayweather, Naomi Campbell, dan lainnya. Sekarang mereka mengklaim bahwa dia adalah investor cryptocurrency dan dia percaya bahwa kripto adalah masa depan," tuturnya.

(aid/zlf)