Bill Gates Ungkap Kesalahan Besar Bertemu Penjahat Seks, Ini Kisahnya

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 06 Agu 2021 09:36 WIB
PARIS, FRANCE - JUNE 27:  Bill Gates, the co-Founder of the Microsoft company and and co-Founder of the Bill and Melinda Gates Foundation, delivers a speech during a press conference at the Solidays festival, on June 27, 2014 in Paris, France. Bill Gates visited the 16th edition of the Solidays music festival, dedicated to the fight against AIDS.  (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images)
Bill Gates/Foto: Getty Images/Thierry Chesnot
Jakarta -

Pendiri raksasa teknologi Microsoft, Bill Gates mengaku menyesal pernah bertemu dengan miliarder yang dituduh sebagai penjahat seks anak, Jeffrey Epstein.

"Merupakan kesalahan besar untuk menghabiskan waktu bersamanya, untuk memberinya kredibilitas berada di sana," kata Gates, dikutip dari CNN, Jumat (6/8/2021).

Gates mengatakan dia hanya bertemu beberapa kali dengan Epstein. Pertemuan itu membahas mengenai masalah kesehatan global dan investasi. Gates mengaku saat itu berharap bisa mengumpulkan sumbangan dari beberapa kenalan Epstein.

"Saya beberapa kali makan malam dengannya, Anda tahu, berharap apa yang dia katakan tentang mendapatkan miliaran filantropi untuk kesehatan global melalui kontak yang dia miliki. Tetapi, sepertinya itu bukan hal yang nyata, hubungan itu berakhir," tambahnya.

Sebagai informasi, Epstein diketahui merupakan seorang yang melakukan perdagangan seks kepada anak. Pada Juli 2019, jaksa federal New York membuka dakwaan kriminal yang menuduh Epstein berada di balik perdagangan seks.

Epstein saat itu juga dituduh bahwa dirinya melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan gadis di bawah umur. Tuduhan itu sebenarnya sudah beredar bertahun-tahun belakangan di kalangan pengusaha dan politik.

Kala itu Epstein menepis tuduhan serupa hingga bisa mendapatkan kesepakatan non-penuntutan dengan jaksa federal di Miami pada tahun 2008. Namun, akhirnya Epstein mengaku bersalah atas dua tuduhan prostitusi tetapi hanya menjalani 13 bulan penjara.

Dia pun terdaftar sebagai pelanggar seks dan membayar ganti rugi kepada para korban yang diidentifikasi oleh FBI. Pada Agustus 2019, Epstein ditemukan tewas di sel penjara New York. Kepala Pemeriksa Medis Kantor Kota New York mengatakan penyebab kematiannya adalah bunuh diri dengan cara gantung diri.

Saat kabar tewasnya Epstein mencuat, beredar kabar juga bahwa Epstein merupakan orang ketiga yang menyebabkan Gates dan istrinya Melinda bercerai. Namun, Gates menolak untuk menanggapi kabar tersebut.

(ara/ara)