ADVERTISEMENT

Pengusaha Dirikan Sentra Vaksinasi, Sasar Kampung Nelayan-Warga Pesisir

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 08 Agu 2021 12:15 WIB
Berbagai pihak terus berlomba-lomba menggenjot vaksinasi guna mendukung program pemerintah mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok.
Foto: dok. PMJ
Jakarta -

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendirikan sentra vaksinasi untuk mempercepat program vaksin gotong royong dan mencapai herd immunity. Sentra vaksinasi dibangun di wilayah pesisir dan kampung nelayan.

Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming mengatakan, kampung nelayan dan wilayah pesisir disasar karena tingkat vaksinasi masyarakatnya masih rendah. Dalam hal ini HIPMI bekerjasama dengan PT. Maming Enam Sembilan dan PT. Borneo Indobara menggelar vaksinasi Covid-19 untuk kampung nelayan dan warga pesisir di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara.

"Kita hadir di sini juga turut mengedukasi masyarakat. Penting untuk kita hadirkan vaksinasi untuk masyarakat dengan jumlah tingkat persentase yang masih rendah. Pertumbuhan ekonomi di kuartal II harus dijaga momentumnnya. Kita sebagai pengusaha muda optimis perekonomian Indonesia terus pulih. Hari kedua dan ketiga vaksinasi ini alhamdulilah sudah melampaui target kami," ujar Maming, dalam keterangannya, Minggu (8/8/2021).

Dengan adanya vaksinasi ini, CEO PT. Maming Enam Sembilan Group itu berharap, agar segera terbentuk herd immunity. Ia juga menegaskan agar masyarakat jangan mengabaikan protokol kesehatan walaupun sudah dilakukan vaksinasi.

"Untuk itu, HIPMI turun dan berkontribusi khususnya untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan masyarakat menengah ke bawah. Kita akan terus bergerak bukan hanya di Jakarta, jadwal selanjutnya di daerah lain untuk membantu masyarakat dengan tingkat vaksinasi rendah terus kita lakukan," ucapnya.

Dalam kesempata itu juga Maming menyoroti hal terkait bonus demografi. Memasuki era bonus demografi hingga puncaknya pada 2030-2040 nanti, jumlah penduduk usia produktif Indonesia di usia 15-64 tahun akan lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif, atau penduduk yang berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

"Jika mampu memanfaatkan bonus demografi itu dengan baik, Indonesia dapat menjadi salah satu negara maju di dunia, generasi mudanya akan mengisi posisi-posisi strategis tidak saja di Indonesia, tapi juga di regional Asia Tenggara bahkan dunia, dikarenakan populasi masyarakat di negara maju justru lebih banyak usia senja. Jadi sangat penting kita persiapkan anak muda untuk menjadi pemimpin bangsa kita ke depan. Saya meyakini Indonesia pasti bisa bangkit di tengah pandemi karena punya anak muda yang tangguh dan kompeten, kita ajak para pemuda tidak menyerah, kita harus gotong royong jaga bangsa dan negara ini dengan pulihkan sektor ekonomi dan kesehatan," tuturnya.

Dalam vaksinasi tersebut, salah satu warga pesisir di Muara Baru bernama Yudi (31) mengaku sangat antusias. Pasalnya, vaksinasi yang diadakan oleh HIPMI ini sangat dekat dengan tempat tinggalnya dan tidak perlu datang jauh-jauh untuk melakukan vaksinasi.

"Alhamdulillah, vaksin di sini enak ya. Dekat dari rumah. Saya tidak perlu datang jauh-jauh dan bisa kembali beraktivitas," ujar Yudi.



Simak Video "Vaksinasi Berbayar Dikritik, Kini Dibatalkan Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT