Alibaba Tersandung Skandal Pemerkosaan, Sang Manajer Terancam Dipecat

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 10 Agu 2021 10:11 WIB
Markas Alibaba
Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta -

Raksasa teknologi China, Alibaba diguncang skandal pemerkosaan yang dilakukan seorang manajer kepada staf perempuan. Perusahaan pun menegaskan akan memecat manajer yang melakukan hal itu.

Keputusan itu ditulis dalam surat dari Eksekutif Alibaba Daniel Zhang yang dikirim kepada karyawan perusahaan. Selain itu dalam surat juga diterangkan bahwa tersangka manajer yang melakukan pemerkosaan itu telah mengakui perbuatannya.

"Dia akan dipecat dan tidak pernah dipekerjakan kembali. Apakah dia telah melakukan pemerkosaan atau ketidaksenonohan yang melanggar hukum akan ditentukan oleh penegak hukum," tulis Zhang, dikutip dari BBC, Senin (10/8/2021).

Sementara, diungkapkan juga dua pimpinan lain yang gagal mengambil tindakan dalam kasus ini disebut sudah mengundurkan diri dari jabatannya. Selain itu, perusahaan juga menegaskan akan menjamin keselamatan dan kesejahteraan korban dari insiden pemerkosaan ini.

Kronologi kasus pemerkosaan oleh manajer Alibaba ini diceritakan oleh korban, yang mana dia seorang karyawati Alibaba. Dia menuliskan ceritanya di media sosial China, Weibo.

Ia mengungkap insiden itu berawal dari dia yang dipaksa melakukan perjalanan ke kota Jinan, yang berjarak sekitar 900 km (560 mil) dari kantor pusat Alibaba di Hangzhou, untuk pertemuan dengan klien. Saat itu tepatnya pada 27 Juli 2021.

Setelah malam tiba, Ia mengaku sang manajer yang memaksa dia minum alkohol hingga mabuk. Kemudian, saat tidak sadar karena pengaruh alkohol itulah bosnya disebut mulai menciumnya.

Kemudian, setelah kejadian itu dia tidak ingat apapun. Namun, saat bangun keesokan harinya dia berada di kamar hotel dan tanpa pakaian.

Wanita itu mengatakan dia memperoleh rekaman kamera pengintai yang menunjukkan manajernya masuk ke kamarnya empat kali pada malam hari.

Setelah kembali ke Hangzhou, wanita tersebut mengatakan bahwa insiden tersebut telah dilaporkan ke departemen sumber daya manusia (SDM) Alibaba dan manajemen senior dan bahwa dia telah meminta agar bosnya dipecat.

Simak juga Video: Alibaba hingga Tencent Jadi Pemodal Merger Tokopedia dan Gojek

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)