Akhirnya Boeing 737 Max Terbang Lagi di China!

Trio Hamdani - detikFinance
Kamis, 12 Agu 2021 09:38 WIB
Boeing 737 Max 10
Ilustrasi/Foto: boeing.com
Jakarta -

Sebuah pesawat uji Boeing 737 Max mengudara di China pada hari Rabu. Itu terjadi ketika pabrikan pesawat AS tersebut kelihatannya akan mengakhiri larangan terbang hampir 2,5 tahun dari model tersebut di pasar perjalanan utama.

Dilansir dari Reuters, Kamis (12/8/2021), situs pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan pesawat uji 737 Max 7 lepas landas dari Bandara Internasional Pudong Shanghai pada pukul 09:24 (0124 GMT), tanpa tujuan yang terdaftar, terbang ke arah tenggara.

Pelacakan penerbangan tidak lengkap, tetapi foto-foto di blog penerbangan China menunjukkan pesawat itu mendarat di Bandara Zhoushan Putuoshan, sekitar 150 km ke selatan, yang menurut sumber industri kepada Reuters adalah tujuan yang direncanakan.

Boeing memiliki pabrik penyelesaian 737 Max di Zhoushan untuk memasang interior dan mengecat corak pesawat.

Pesawat uji 737 Max telah meninggalkan Seattle minggu lalu dan tiba di Shanghai pada 7 Agustus setelah berhenti mengisi bahan bakar di Honolulu dan Guam. Reuters melaporkan pekan lalu bahwa akan dilakukan uji terbang pertamanya di China pada 11 Agustus jika semuanya berjalan dengan baik.

Boeing mengatakan terus bekerja dengan regulator global saat mereka menyelesaikan proses validasi mereka pada model dan menolak berkomentar secara khusus tentang uji terbang di China.

Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, mengatakan setelah pengujian penerbangan, regulator China diperkirakan akan mengeluarkan laporan evaluasi pesawat dan memberikan komentar sebelum pelatihan pilot dapat dimulai.

Sekitar 30 maskapai penerbangan dan 175 negara telah mengizinkan 737 Max untuk kembali beroperasi setelah dilarang terbang hampir 2 tahun setelah 2 kecelakaan yang berjarak lima bulan menewaskan 346 orang. Kecelakaan terjadi pada pesawat yang dioperasikan Lion Air Dan Ethiopian Airlines.

Boeing 737 Max tetap mendarat di China, di mana ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing telah memangkas penjualan selama bertahun-tahun, meskipun Kepala Eksekutif Dave Calhoun mengatakan bulan lalu dia masih mengharapkan 737 Max untuk memenangkan persetujuan sebelum akhir tahun.

Regulator penerbangan China sebelumnya mengeluarkan tiga persyaratan untuk 737 Max kembali mengudara, yakni perubahan desain bersertifikat, pelatihan pilot yang memadai, dan temuan definitif dari investigasi kecelakaan.

Sebelum 737 Max dikandangkan pada Maret 2019, Boeing menjual seperempat dari pesawat yang dibuatnya setiap tahun kepada pembeli China. Selama bertahun-tahun, ketegangan yang membara antara Washington dan Beijing telah menyebabkan ketidakpastian.

Simak juga Video: Maskapai Dunia Ramai-ramai Kandangkan Boeing 737 MAX

[Gambas:Video 20detik]



(toy/eds)