Genjot Lapangan Kerja, Jokowi: Implementasi UU Cipta Kerja Kita Percepat

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 16 Agu 2021 10:10 WIB
Presiden Jokowi Pakai Baju Adat Suku Baduy
Foto: Twitter @jokowi
Jakarta -

Struktur ekonomi Indonesia paling besar ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Pemerintah ingin ekonomi Indonesia lebih banyak ditopang hilirisasi, investasi, dan ekspor.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah juga terus berupaya menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja. Maka itu, implementasi Undang-undang Cipta Kerja akan dipercepat.

"Struktur ekonomi kita yang selama ini lebih dari 55% dikontribusikan oleh konsumsi rumah tangga, harus terus kita alihkan menjadi lebih produktif dengan mendorong hilirisasi, investasi, dan ekspor. Fokus pemerintah adalah menciptakan sebanyak mungkin lapangan kerja baru yang berkualitas. Implementasi Undang-Undang Cipta Kerja terus kita percepat," kata Jokowi dalam Pidato Kenegaraan, Senin (16/8/2021).

Jokowi mengatakan, pemerintah telah meluncurkan Online Single Submission (OSS). Adanya OSS diharapkan dapat mempermudah izin semua level dan jenis usaha.

Menurut Jokowi, urusan perizinan hingga insentif mesti dilakukan lebih cepat dan transparan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk UMKM.

"Minggu yang lalu pemerintah telah meluncurkan OSS, Online Single Submission, yang sangat mempermudah semua level dan jenis usaha, apalagi bagi jenis-jenis usaha yang berisiko rendah. Urusan perizinan, pengurusan insentif dan pajak bisa dilakukan jauh lebih cepat, lebih transparan, dan lebih mudah. Kesempatan ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya," terang Jokowi.

Simak juga video 'Jokowi: Kemerdekaan RI Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)