3 Perintah Erick Thohir untuk Holding PTPN III Biar Nggak Kolaps

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 17 Agu 2021 20:00 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers saat menyambut kedatangan vaksin COVID-19 di Teminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (31/5/2021). Sebanyak delapan juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia dan selanjutnya akan dilakukan proses produksi oleh Bio Farma. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkap tiga strategi untuk memperbaiki kinerja PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding atau PTPN III. Tiga strategi tersebut merupakan bagian dari restrukturisasi agar PTPN III tidak ambruk.

"Saya mengapresiasi juga terobosan-terobosan yang akan dilakukan. Ada tiga, ini bagian restrukturisasi. Kita nggak mau perusahaan ini kolaps, setuju?" kata Erick dalam acara Launching & Branding Nusakita, Selasa (17/8/2021).

Sebutnya, pertama, pihaknya ingin memacu kinerja kelapa sawit. Ia memastikan sawit PTPN menjadi tolak ukur bagi swasta.

"Bagaimana nanti kelapa sawit kita, akan kita pastikan bisa benchmarking dengan swasta. Kita juga bisa go public kan supaya terjadi ekonomi yang lebih besar lagi," katanya.

Kedua, terkait pembentukan sugar company (sugar co). Hal ini sebagai upaya untuk menggapai swasembada gula konsumsi.

"Pembentukan sugar co hari ini di mana sesuai dengan target yang diharapkan Bapak Presiden bahwa kita harus kembali dengan tulang punggung PTPN. Tentu tidak meninggalkan teman-teman swasta, tapi sudah seyogyanya negara kita 5-6 tahun ke depan bukan lagi negara yang impor-imporan daripada gula konsumsi lagi," terangnya.

"Swasembada ini menjadi bagian kenapa di dalam ratas terakhir, dihadiri Bapak Presiden, Menko, Menkeu, Menteri Perindustrian, Perdagangan, Pertanian kita mendapat dukungan penuh," sambungnya.

Terakhir, reposisi produk di PTPN. Erick menekankan, PTPN jangan menjadi pesaing bagi petani.

"Sejak awal saya bicara Pak Ghani (Direktur Utama PTPN III) untuk kopi, teh jangan jadi pesaing sama petani. Kenapa tidak kita main premium, justru menggalang petani sekitar menjadi bagian dari kita, karena kita lokomotifnya," ungkapnya.



Simak Video "Erick Thohir: Tak Mungkin BUMN Berpihak Pada Tenaga Kerja Asing!"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)