Ketegangan Politik RI-Aussie Belum Berimbas ke Perdagangan
Minggu, 02 Apr 2006 14:01 WIB
Jakarta - Hubungan diplomatik RI-Australia saat ini masih memanas. Meski demikian, ketegangan di bidang politik belum berimbas ke hubungan perdagangan kedua negara."Hingga saat ini dengan adanya masalah politik Indonesia-Australia belum ada arah meluas ke perdagangan," kata Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional (KPI) Departemen Perdagangan Herry Soetanto saat dihubungi detikcom di Jakarta, Minggu (2/4/2006).Menurutnya belum ada keluhan dari private sector mengenai hal ini. Artinya hubungan perdagangan masih berjalan baik dan tidak ada penurunan volume ekspor-impor."Untuk itu pemerintah belum ada policy apapun terkait perdagangan kedua negara," tambahnya.Terkait dikeluarkannya travel warning dari pemerintah Australia dan Amerika Serikat, menurut dia, hal itu hanya bersifat sementara dan dampaknya tidak bisa terlihat dalam waktu dekat.Sementara mengenai lawatan resmi delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu ke Washington DC dan Kanada yang bertujuan meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi sekaligus menjadi ajang untuk meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi."Tujuan beliau (Menteri Perdagangan) ke Amerika selain trade and investment dengan menjelaskan Indonesia sudah kondusif dengan adanya paket kebijakan investasi, sekaligus menyinggung keamanan untuk berinvestasi di Indonesia," jelasnya.
(arn/)











































