Menjaga Pasokan Daging Olahan Nasional di Tengah Pandemi

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 23 Agu 2021 17:46 WIB
Logo Berdikari, salah satu BUMN di kantor pusat Berdikari,, Jl Abdul Muis.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT Berdikari (Persero) sebagai BUMN Peternakan yang tergabung dalam BUMN Klaster Pangan, telah resmi meluncurkan merek BeBest sebagai solusi produk olahan berkualitas yang terjangkau.

Kegiatan peluncuran yang merupakan rangkaian akhir dari ulang tahun Berdikari ke 55 tersebut juga memperkenalkan outlet distribusi bernama Gerai Daging Berdikari.

BeBest yang berarti persembahan terbaik Berdikari (Berdikari Best) dan Gerai Daging Berdikari mewakili upaya BUMN Perternakan tersebut untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat demi misi Indonesia Bergizi.

Berbagai pihak termasuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya berharap dengan semakin bertambahnya usia Berdikari dan kehadiran di segmen ritel, akan membuat Berdikari lebih mampu memuarai hasil peternakan, pertanian, dan pangan nasional. Hal tersebut menjadi modal menuju BUMN yang mempunyai daya saing global.

Selain dihadiri oleh Menteri Pertanian, kegiatan peluncuran juga turut dihadiri oleh elemen Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Investasi.

Turut memberikan kata sambutan adalah Direktur Utama PT RNI (Persero) sebagai Ketua BUMN Klaster Pangan yang berharap kegiatan peluncuran produk dan outlet distribusi semakin memperkuat peran Berdikari sebagai penyedia pangan protein hewani kebanggaan Indonesia serta BUMN Klaster Pangan sebagai penyedia kebutuhan pangan yang inovatif.

"Hari ini sektor Peternakan, Melalui pengembangan produk retail be best setelah sebelumnya dari Sektor pertanian kami hadirkan beras Rania," jelas Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi, Senin(23/8/2021).

Arief menambahkan bahwa dengan persiapan menuju Holding BUMN Pangan, RNI telah mempersiapkan inovasi beberapa produk retail pangan untuk kebutuhan pangan pokok masyarakat.

Hal ini menurutnya sejalan dengan tujuan dari pengholdingan bumn pangan yakni sejalan dengan visi misi Pemerintah dalam transformasi sektor pangan, Selain itu juga meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan Petani / Nelayan/Peternak yang perlu ditingkatkan karena selama ini baik nilai tukar petani, nelayan maupun peternak masih relative kecil.

Bersambung ke halaman selajutnya.