Gabung Mitra Tokopedia, Omzet Pemilik Warung Ini Tembus Rp 1 Juta/Hari

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Senin, 23 Agu 2021 20:09 WIB
warung
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Kuota menjadi kebutuhan pokok di masa pandemi COVID-19. Utamanya bagi siswa yang melakukan pembelajaran jarak jauh. Proses belajar mengajar online selama ini dilakukan lewat video conference. Setiap hari setidaknya siswa harus menghadiri beberapa sesi, sehingga bisa dibayangkan berapa banyak kuota data yang dibutuhkan. Hal tersebut juga diakui oleh Patria (34), pemilik warung di Jayapura yang kini menjadi Mitra Tokopedia.

"(Pulsa dan data) sudah seperti kebutuhan pokok. Apalagi di sini dekat dengan sekolah SD. Setiap hari anak-anak yang sekolah daring beli pulsa data, Rp 10 ribu sehari. Jadi kalo pagi-pagi anak kecil itu sudah cari pulsa data buat (sekolah) daring," jelasnya kepada detikcom, Senin (23/8/2021).

"Pulsa data buat anak2 daring, token listrik ya walaupun bagaimanapun tetap harus beli kalau rumahnya tidak mau gelap-gelapan. Anak-anak (biasanya) bermain games, mereka beli voucher diamond buat top up games," jelasnya.


Patria mengaku dirinya bergabung menjadi Mitra Tokopedia pada awal tahun 2021 lalu. Saat itu banyak tetangga yang ingin membeli pulsa di warungnya. Namun, dia belum menyediakan pulsa dan paket data karena terkendala akses. Menurutnya, chip pulsa hanya tersedia di gerai resmi provider yang letaknya cukup jauh dari rumah.

"Sebenernya nggak sengaja juga (bergabung jadi Mitra). Dari pelanggan kios selalu tanya ada pulsa nggak? Setiap hari ditanya apakah ada pulsa. (Waktu itu aku belum berani. Mau jual pulsa malas mau keluar karena beli chip-nya mesti ke gerai provider, tempatnya lumayan jauh. Apalagi aku punya anak balita umur 2 tahun, di masa pandemi ini takut buat keluar rumah bawa anak," terangnya.

Beruntung kala itu ia dikenalkan dengan Mitra Tokopedia lewat iklan di kanal YouTube. Sejak bergabung, Patria kini bisa berjualan pulsa dan data dari rumah, serta menarik lebih banyak pelanggan ke tokonya.


"Saya lihat iklan mitra Tokopedia di berandanya YouTube saat mau kasih tontonan ke anak. Saya jadi tertarik, awalnya saya tertarik sebenarnya karena ada mitra grosir. Tapi di kota saya Jayapura mitra grosir belum tersedia. Saya lihat lagi (ada) produk digital yang mereka tawarkan di Mitra Tokopedia," katanya

Lewat Mitra Tokopedia, Patria bisa mengisi saldo dengan karena bisa dilakukan lewat mobile banking dan OVO. "Pengisian nya pun lebih gampang mbak bisa menggunakan OVO juga jadi buat ada anak balita kayak aku lebih menghemat waktu juga nggak perlu bolak-balik keluar rumah buat isi chip saldo," ujarnya.

Di samping itu, lanjut Patria, harga yang ditawarkan pun terjangkau. Dengan begitu ia bisa menjual produk digital dengan harga yang lebih murah. Namun tetap mendapatkan keuntungan.

"Harganya jauh lebih murah dari produk chip pulsa yang ditawarkan provider. Perbandingan harga produk digital Mitra Tokopedia aku jual pulsa Rp 13 ribu saja untungnya sudah lumayan banyak mbak. Sekali transaksi (untung) Rp 3000, jumlah yg lumayan bagi kami pedagang," jelasnya.


Selain pulsa data, Patria mengatakan masyarakat sekitar rumahnya juga banyak yang mencari token listrik dan voucher untuk bermain games. Menurutnya, dengan menjadi Mitra Tokopedia membawa banyak manfaat. Tokonya semakin ramai.

Begitupun dengan keuntungan yang didapat setiap bulan sehingga menambah pemasukan keluarga. Patria menyebut keuntungannya meningkat hampir 2x lipat dibandingkan saat dulu ia hanya berjualan sembako dan jajanan anak.

"Keuntungan sebelum jadi mitra kalo kios sembako saja mungkin aku bisa terima sehari Rp 1- 1,5 juta. Sekarang kalau ditambah jual produk digital bisa (naik) 50 persen, sehari bisa Rp 2 juta atau lebih," pungkasnya.

Ia berharap ke depan warungnya semakin berkembang sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Patria juga mendorong agar produk grosir Mitra Tokopedia bisa segera hadir di Jayapura sehingga bisa pesan secara online dan langsung diantarkan ke rumah tanpa ongkos kirim.

(mul/hns)