ADVERTISEMENT

Jokowi: Ekonomi Kuartal III Pasti Akan Lebih Rendah dari Kuartal II

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 26 Agu 2021 15:38 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Rusman - Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Jokowi (Foto: Rusman - Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap COVID-19 telah berimbas kepada ekonomi. Melihat kasus COVID-19, diharapkan ekonomi juga bisa tetap tumbuh. Namun, Jokowi memastikan ekonomi kuartal III akan lebih rendah dari kuartal II.

"Kita tahu kuartal II kita berada di angka 7,0% dan inflasi berada di angka 1,5% kita harapkan ini juga bisa berlanjut di kuartal III meskipun kita pastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal III pasti akan lebih rendah dari kuartal II," kata Jokowi Peresmian Pembukaan Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, secara virtual, Kamis (26/8/2021).

Untuk itu, ia mengatakan perlu adanya keseimbangan yang baik dalam penanganan COVID-19. Diharapkan ekonomi Indonesia akan lebih baik dan berjalan ke arah lebih normal.

"Kita harus tetap menjaga gas dan rem ini agar betul-betul berada pada keseimbangan yang baik artinya tahap demi tahap kita bisa turunkan kita bisa kurangi sehingga ekonomi tahap demi tahap bisa kembali pulih ke arah normal ke arah yang lebih baik lagi," jelasnya.

Dalam memulihkan ekonomi, Jokowi menyampaikan ada tiga strategi besar. Pertama hilirisasi industri, kedua digitalisasi UMKM, dan ketiga harus mulai masuk ke ekonomi hijau

"Ke depan saya kira strategi besar ekonomi kita, strategi besar bisnis negara, ada tiga hal yang saya ingin saya sampaikan, pertama hilirisasi industri, kedua digitalisasi UMKM, dan ketiga kita harus mulai masuk ke ekonomi hijau,"imbuhnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta berbagai pihak khususnya ekonom, dalam menyumbang pemikiran, gagasan, contoh-contoh hingga resep-resep, yang berbasis riset. Agar, ekonomi Indonesia bisa bangkit kembali.

"Saya yakin dengan dukungan para ekonom yang siap memberikan ide dan gagasan-gagasan besarnya, turun tangan menjadi bagian dari solusi. Kita pasti mampu melewati masa-masa yang sulit ini sambil mempersiapkan sebaik-baiknya untuk berlari kencang setelah bisa keluar dari krisis ini," tutup Jokowi.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT