Strategi Biar Toko Kelontong Bisa Selamat dari Jerat Pandemi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 26 Agu 2021 19:30 WIB
Warung Kelontong
Foto: Warung Kelontong (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 masih terjadi di dunia, termasuk di Indonesia. Sektor perdagangan turut terdampak tekanan pandemi ini.

Tapi toko kelontong yang sangat dekat dengan masyarakat bisa menjadi pahlawan ekonomi lokal. Karena bisa berkontribusi dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pondasi utama ekonomi negeri.

Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) Rima Tanago mengungkapkan kondisi saat ini memang masih dinamis dan penuh tantangan. SRC konsisten menginisiasi sejumlah program yang mengajak masyarakat untuk berbelanja di toko kelontong.

SRC Indonesia juga ingin ambil bagian dan menjadi solusi dengan menebarkan semangat untuk bangkit serentak mendukung UMKM terus aktif menggerakan ekonomi kerakyatan guna mendukung program pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional.

Melalui SRC toko kelontong masa kini, SRCIS menghadirkan kampanye #BangkitSerentak yang mengajak masyarakat Indonesia menjadi pahlawan ekonomi lokal, dengan terus berbelanja di toko kelontong SRC, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pondasi utama ekonomi negeri.

"SRCIS mengajak semua pihak untuk membangkitkan UMKM khususnya toko kelontong di setiap daerah. Melalui sinergi dan kolaborasi semua elemen masyarakat mulai pedagang kelontong SRC, mitra bisnis dan pemangku kepentingan lainnya akan menciptakan ribuan pahlawan ekonomi lokal," jelas Rima, Kamis (26/8/2021).

Dia mengungkapkan kampanye #BangkitSerentak merupakan kelanjutan dari kampanye sebelumnya sebagai bentuk konsistensi untuk menstimulasi masyarakat dalam melaksanakan aktivitas pembelian di toko kelontong SRC. Hingga saat ini SRC memiliki jaringan di 140 ribu toko dan menyebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Dengan kekuatan jaringan yang sangat besar ini, kami berharap dapat memberikan dampak secara luas pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal. Layaknya mayoritas UMKM yang dijalankan keluarga, berkembangnya toko kelontong SRC diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia," kata Rima.

Sinyal positif pemulihan ekonomi yang terus diperjuangkan oleh pemerintah dan seluruh elemen masyarakat juga akan menjadi energi bagi perjuangan untuk meningkatkan transaksi toko kelontong lokal. Seperti dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II APBN 2021 tahunan mencapai 7,07% (yoy).

"SRCIS akan terus mendukung Indonesia agar segera bangkit dari dampak pandemi dan kembali ke jalur pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, termasuk yang berada di sektor UMKM akan menjadi kunci sukses menghadapi situasi yang penuh dengan tantangan seperti saat ini, sehingga tercipta Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh," tegas Rima.

Dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI ini, SRCIS juga menggelar sejumlah program belanja di jaringan toko kelontong SRC. Pertama, menyediakan layanan pesan antar spesial Agustusan pada aplikasi AYO Kelontong. Konsumen dapat memanfaatkan fitur ini untuk pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan menyenangkan.

Kedua, secara serentak jumlah transaksi di aplikasi Pojok Bayar akan diakumulasi untuk meraih rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Aplikasi Pojok Bayar merupakan platform PPOB (Payment Point Online Bank) khusus toko kelontong SRC yang memudahkan transaksi pembelian dan pembayaran non tunai berbagai macam produk digital bagi pelanggannya.

Selain sebagai sumber pendapatan bagi pemilik toko kelontong SRC, Pojok Bayar juga memberikan kemudahan bagi pelanggannya dalam pembelian token listrik, pembayaran PDAM, pembelian pulsa, paket data dan juga transaksi lainnya. Pojok Bayar juga terus melengkapi portofolio produk digitalnya seiring berjalannya waktu, seperti voucher game, dompet digital hingga pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ketiga, SRCIS mengajak konsumen mengikuti berbagai kegiatan bersama toko kelontong SRC. Salah satunya adalah "Tantangan Berkibar" yakni lomba swafoto di Pojok Bayar SRC saat konsumen berbelanja di toko kelontong SRC. Hal ini melambangkan kontribusi konsumen dalam ekonomi lokal.

(kil/dna)