Buwas Beberkan Pengadaan Beras Tembus 1,3 Juta Ton di 2020, Ini Rinciannya

Siti Fatimah - detikFinance
Senin, 30 Agu 2021 12:38 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) melakukan kunjungan ke Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta. Ia pastikan stok jelang Ramadhan aman.
Dirut Bulog Budi Waseso/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan sepanjang 2020 dampak pandemi COVID-19 di sektor pangan terkendali. Hal itu ia katakan saat melakukan rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI.

Awalnya, Buwas menjelaskan mengenai realisasi pengadaan beras dalam negeri hingga penggunaan stok beras. Hingga akhir 2020, Bulog mencatat ada 1,3 juta ton beras dalam negeri yang berhasil dihimpun.

"Sampai dengan akhir 2020 realisasi pengadaan beras dalam negeri mencapai 1,3 juta ton," ujar Buwas, sapaan akrab Budi Waseso saat melakukan rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI melalui live streaming, Senin (30/8/2021).

Secara rinci, realisasi penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) di antaranya untuk program ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga sebesar 1 juta ton dan untuk bencana alam 11 ribu ton.

Adapun jumlah stok beras yang dikeluarkan Bulog per 31 Desember 2020 adalah 981 ribu ton. Buwas mengatakan, pada tahun 2020 perum Bulog melaksanakan penugasan penyaluran bantuan CBP sebanyak 83 ribu ton, bansos beras 450 ribu ton, dan penanganan bencana alam 11 ribu ton.

"Sehingga penanganan dampak pandemi COVID-19 tahun 2020 pada sektor pangan relatif terkendali," tandasnya.

Sementara itu, terkait realisasi operasional tahun 2021 untuk pengadaan gabah dalam negeri sampai tanggal 27 Agustus sebesar 908 ribu ton. Kemudian realisasi penyaluran beras CBP mencapai 305 ribu ton.

(ara/ara)