Mentan Akui Ada Kelangkaan Pupuk

Mentan Akui Ada Kelangkaan Pupuk

- detikFinance
Selasa, 04 Apr 2006 15:51 WIB
Jakarta - Meski belum memasuki musim tanam, saat ini telah terjadi kelangkaan pupuk di beberapa daerah. Kelangkaan ini diduga karena kurangnya pasokan pupuk di pasar. Sebenarnya petani saat ini belum membutuhkan pupuk karena sedang musim panen. "Memang ada kelangkaan pupuk di beberapa daerah, khususnya Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Menteri Pertanian Anton Apriantono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/4/2006). Menurut Anton, kelangakan pupuk di Jawa Timur akibat kerusakan unit produksi PT Petrokimia Gresik yang belum normal, sehingga Petrokimia tidak bisa memasok ke beberapa daerah di wilayah ini."Kami sudah minta PT Pupuk Kaltim untuk memasok ke daerah yang seharusnya di pasok Petrokimia Gresik. Sayangnya, baru 60 peren saja pasokannya, hal inilah yang mengakibatkan terjadi kelangkaan pupuk," ujar Anton.Sementara kelangkaan yang terjadi di Jawa Tengah, karena ada pergantian pemasok dari Pusri ke Pupuk Katim berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Departemen Perdagangan. Sayangnya, untuk Jawa Tengah, Pupuk Kaltim juga hanya bisa memasok 60 persen. "Kami sudah meminta holding pupuk dan Pupuk Kaltim untuk memasok ke daerah yang mengalami kelangkaan ini dan mereka menyanggupinya. Kita akan pantau terus apakah mereka telah melaksanakan tugasnya atau belum," tukas Anton.Sebelumnya, sejumlah produsen pupuk seperti Pupuk Kujang membantah jika saat ini dikatakan terjadi kelangkaan pupuk. Hal ini seperti diungkap Direktur Keuangan PT Pupuk Kujang Ahmad Tossin, yang menilai pemberitaan kelangkaan pupuk adalah tidak benar."Itu bohong besar, sekarang kan musim panen mana ada petani butuh pupuk. Kalaupetani yang benar baca berita itu pasti tertawa," ujar Tossin pada Jumat pekan lalu (31/3/2006).Tossin menduga, para pengecer dan pedagang musiman yang tidak resmilah yang meniupkan isu kelangkaan pupuk ini karena kepentingannya terhalangi. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads