Pegawai Google Lanjut WFH, WFO Mundur ke Januari

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 01 Sep 2021 10:32 WIB
Toko fisik pertama Google buka di New York
Foto: Google dan Paul Warchol
Jakarta -

Google kembali menunda kebijakan kerja langsung dari kantor alias work from office (WFO). Hingga tahun depan, karyawan Google masih bisa bekerja secara jarak jauh.

Dilansir dari CNN, Rabu (1/9/2021), keputusan yang diambil Google ini serupa dengan keputusan industri teknologi pada umumnya di Amerika Serikat, seperti Facebook dan Amazon.

CEO Sundar Pichai menyatakan pekerja Google di seluruh dunia tidak diharuskan kembali ke kantor mereka, setidaknya hingga tanggal 10 Januari 2022. Catatan pentingnya, kebijakan ini hanya berlaku untuk Google dan bukan perusahaan induknya Alphabet.

"Di luar 10 Januari, kami akan memungkinkan negara dan lokasi untuk menentukan kapan harus mengakhiri kerja dari rumah berdasarkan kondisi lokal yang sangat bervariasi di seluruh kantor kami," kata Sundar Pichai.

Selama beberapa bulan terakhir Google telah beberapa kali menunda kebijakan WFO secara penuh. Namun, rencana itu harus ditinjau kembali seiring penyebaran varian virus delta COVID-19.

Dalam survei internal Google ditemukan data yang menyebutkan 45% karyawan ingin tetap secara permanen berkerja secara jarak jauh dan 55% ingin kembali masuk ke kantor.

Di sisi lain, Facebook dan Amazon pun sudah mengumumkan awal bulan ini bahwa mereka tidak akan meminta pekerja untuk kembali sampai Januari tahun depan. Sementara Lyft telah menetapkan kebijakan WFO ditunda sementara hingga tanggal 2 Februari.

Lainnya, termasuk Apple, Microsoft, hingga Uber, saat ini berpegang teguh pada rencana mereka untuk dibuka kembali pada Oktober tahun ini.



Simak Video "Soal Wacana WFO 100 Persen, Asosiasi Kesehatan Ingatkan Tingginya Kasus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/ang)