Perusahaan Ritel Raksasa Ini Cari 20.000 Pekerja, Digaji Rp 293 Ribu/Jam

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 02 Sep 2021 08:39 WIB
Close-up view of hands in rubber gloves pushing shopping carts in front of supermarket.
Foto: The Verge
Jakarta -

Perusahaan ritel raksasa Walmart membuka lowongan untuk 20.000 pekerja di bidang pusat distribusi dan pemenuhannya. Pembukaan lowongan yang dilakukan Walmart merupakan yang terbesar pada bidang industri ritel selama masa pandemi.

Walmart mengatakan bahwa lowongan sebanyak ini dibuka untuk mengisi posisi pekerja tetap, bukan untuk pegawai magang/sementara. Posisi yang dibuka termasuk pengisi pesanan, penangan barang, teknisi lift, teknisi, dan posisi manajemen.

Untuk itu, Walmart menawarkan gaji rata-rata sebesar US$ 20,37/per jam atau sekitar Rp 293 ribu/per jam.

"Karena bisnis kami terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan saat ini, memiliki rantai pasokan yang kuat lebih penting dari sebelumnya," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan dilansir CNN, Kamis (2/9/2021),

Walmart merupakan perusahaan pemberi kerja sektor swasta terbesar di AS dengan total 1,6 juta per 31 Januari tahun ini. Meski demikian, menurut para ahli, bahkan dengan tawaran gaji dan tunjangan yang menarik, termasuk biaya kuliah gratis akan sulit bagi mereka untuk mengisi 20.000 posisi tersebut.

Hal ini dikarenakan beratnya persaingan penerimaan kerja akan pekerja pusat distribusi. Selain itu jumlah SDM yang ingin bekerja di sektor tersebut sangatlah terbatas.

"Permintaan akan pekerja pusat distribusi terus meroket," kata Craig Rowley, mitra klien senior di Korn Ferry yang berspesialisasi dalam ritel.

"Setiap orang yang berkeinginan menjadi pekerja pusat distribusi sudah memiliki pekerjaan," jelasnya lagi.

Tonton juga Video: Batal Diblokir, TikTok Melenggang Bebas di Amerika Serikat

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)