Pandemi Hambat Ekonomi, HIPMI Kebut Vaksinasi Biar Cepat Herd Immunity

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 02 Sep 2021 15:46 WIB
Vaksin Moderna di Bantul
Foto: Ketua HIPMI, Mardani H Maming (Istimewa)
Jakarta -

Setelah sukses menyelenggarakan vaksinasi dosis pertama, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bekerjasama dengan PT Maming Enam Sembilan dan PT Borneo Indobara mengadakan kembali penyuntikan vaksinasi dosis kedua "Vaksin Aman, Masyarakat Sehat #2" kepada masyarakat kampung nelayan dan warga pesisir selama tiga hari pada 2-4 September 2021 di Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta Utara. Pelaksanaan dosis pertama vaksinasi massal ini telah dilakukan selama tiga hari pada 5-7 Agustus 2021 lalu.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming pada acara pembukaan vaksinasi massal ini bahwa saat ini program vaksinasi masih sangat rendah. Apabila ekonomi Indonesia mau tumbuh, masalah ini harus segera diatasi.

"Meski kasus COVID-19 sudah menurun, kami tetap konsisten melakukan program vaksinasi. Kami terus berikhtiar agar bisa segera tercapai herd immunity dan mendorong pemulihan ekonomi kita. Tentunya ini semua harus sinergi dan kerja keras bersama semua elemen masyarakat. Kami dari pengusaha muda konsisten mendukung program pemerintah gencarkan vaksinasi bukan hanya di ibukota, tetapi di provinsi lain," ujar Maming, saat membuka acara Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua untuk Kampung Nelayan & Warga Pesisir, di Pasar Ikan Modern Muara Baru - Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021).

Tujuan HIPMI menggelar vaksinasi massal adalah membantu pemerintah memperluas vaksinasi untuk mencapai demi terwujudnya kekebalan kelompok atau herd immunity. Pelaksanaan vaksinasi massal ini, Maming menargetkan, sebanyak 3.500 vaksinasi untuk dosis kedua.

"Kami menggelar selama tiga hari dengan target 3.500 orang. Dan kami juga harapkan, proses pencegahan dari penyebaran COVID-19 bisa segera teratasi. Saya atas nama HIPMI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kelancaran dan ketertiban acara ini, sehingga tidak terjadi kerumunan," ucapnya.

Bersambung ke halaman selanjutnya.