Sri Mulyani Beri Pesan Penting Bagi Pegawai di Sekjen Kemenkeu, Apa Itu?

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 02 Sep 2021 22:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati melantik Kepala BKF dan Dirut LMAN
Foto: Dok. Kementerian Keuangan
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pesan penting dalam Puncak Perayaan Hari Jadi Sekretariat Jenderal ke 76. Perayaan tersebut dilakukan secara daring dan bertajuk 'Bergerak Bersama, Bahagia Bersama menuju Kemenkeu Satu yang Terpercaya.'

"Temanya bagus, kalau kita berbicara bagaimana pentingnya untuk bersama-sama kita menghadapi tantangan COVID-19 dan bagaimana kita melakukan kerja bersama, merumuskan kebijakan, menjalankan tugas langsung di lapangan seperti pelayanan masyarakat," kata Sri Mulyani dalam channel YouTube Sekretariat Jenderal Kemenkeu, Kamis (2/9/2021).

Dia mengatakan, berbagai macam pelayanan Kemenkeu misalnya seperti melakukan pengumpulan penerimaan, menjaga dan memonitor belanja, mengelola utang negara, mengelola pembiayaan negara jika dilakukan bersama-sama maka tanggung jawab tersebut menjadi ringan. Pesan dalam tema tersebut dinilainya sangat tepat untuk kinerja Sekjen Kemenkeu ke depan.

"Paling tidak kita merasa punya kawan sejalan untuk bisa menjalankan tugas yang memang menantang hari-hari ini dan juga dengan kebersamaan diharapkan akan muncul kebahagiaan karena kita merasa dalam menjalankan ini tidak sendiri. Kita merasa dalam keluarga satu kemenkeu," ujarnya.

Dia berpesan, sebagai bagian dari institusi tulang punggung negara Indonesia, pegawai Sekretariat Jenderal harus memiliki pola kerja yang dinamis, mudah beradaptasi dengan perubahan namun tetap menjadi organisasi yang dinamis.

"Jadi Sekjen di usianya yang ke 76 memiliki peran yang sangat penting. Apakah Kemenkeu akan bisa menjadi organiasi yang terus beradptasi, berubah, dinamis namun memiliki karakter yang konsisten yaitu karakter profesionalisme, integritas, sinergi, pelayanan kesempurnaan itu semuanya adalah value yang sama," paparnya.

Dia bilang, jadilah organisasi yang dapat memberikan support atau dukungan yang tidak hanya pasif namun juga menyesuaikan diri dan menjadi motor penggerak perubahan di Kemenkeu. Sehingga fungsi-fungsi di Kemenkeu bisa mencapai kinerja yang maksimal.

"Saya ingin berpesan kepada semuanya. Karena itu adalah keinginan kita memiliki Sekjen yang dinamis, yang terus beradaptasi namun dia tetep profesional maka orang-orang yang ada di Sekjen itu nggak boleh orang-orang yang menjadi birokrat yang menghalangi, orang-orang Sekjen itu harus berisi orang-orang yang betul super dinamis. Dia berpikirnya 2-3 langkah step a head," tandasnya.

Selain itu, Sri Mulyani juga meminta agar ada keseimbangan hidup antara bekerja dan hobi. Setidaknya hingga saat ini, terdapat kurang lebih 79 komunitas yang ada di Kemenkeu dari mulai bidang olahraga, stand up comedy, sastra hingga memasak.

"Saya rasa itu sesuatu yang menggambarkan bahwa orang-orang di Kemenkeu orang-orang yang normal, yang utuh. Artinya tidak hanya bekerja dan punya minat, hobi, talent, dan kita bisa kok berprestasi," pungkasnya.



Simak Video "Analis Politik Kritik MPR Kekanakan Gegara Tuntut Sri Mulyani Mundur"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)