Erick Thohir Ungkap BUMN Setor Rp 3.290 Triliun ke Negara

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 03 Sep 2021 16:01 WIB
Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video
Foto: Logo baru Kementerian BUMN/Screenshot video
Jakarta -

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir dalam kurun waktu 10 tahun terakhir BUMN sudah memberikan kontribusi sebesar Rp 3.290 triliun untuk negara. Hal itu dia katakan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman Kementeriran Koperasi UKM dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN.

"Memang benar BUMN 10 tahun terakhir sudah berkontribusi Rp 3.290 triliun kepada negara yang berupa pajak, deviden, PNBP dan lain-lainnya," ujar Erick, Jumat dalam live streaming channel YouTube Kementerian Koperasi dan UKM, Jumat (3/9/2021).

Dia mengatakan, anggaran pendapatan tersebut dapat membantu negara dalam menjalankan program-program untuk membantu masyarakat. Namun, menurutnya, kontribusi BUMN tak cukup sampai di situ.

"Dan tentu ini sangat membantu negara dalam menjalankan program bagi rakyat-rakyatnya. Tapi apakah itu cukup? Tidak, karena itu sejak krisis ini terjadi kami BUMN dari pada menunjuk bahwa itu harus diperbaiki, ini harus diperbaiki, tapi kita menunjuk kita sendiri," ujarnya.

"Kita mentransformasi diri kita sendiri, kita memastikan bahwa BUMN ini tidak menjadi menara gading tetapi harus dekat dengan program UMKM dan harus dekat dengan rakyatnya," sambungnya.

Oleh sebab itu, Kementerian BUMN bersama KemenKopUKM dan Kemenperin melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk melakukan kemitraan dengan UMKM/IKM dan koperasi sebagai rantai pasok di perusahaan BUMN.

Setidaknya ada enam perusahaan BUMN yang terlibat di dalamnya yaitu PT Pertamina, PT PLN, PT Krakatau Steel, Kimia farma, Perhutani dan PT RNI.

(hns/hns)