Kisah Bos Marimas Rintis Bisnis dari Keliling Pasar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 04 Sep 2021 08:30 WIB
Bos Marimas Harjanto Halim
Foto: Dok. Pribadi
Jakarta -

Minuman sachet sangat beragam pada era 90an. Mulai dari rasa teh, bersoda sampai rasa buah. Salah satunya Marimas, minuman rasa buah yang punya banyak varian rasa. Tapi yang paling terkenal adalah rasa jeruk.

Marimas ini diracik oleh Harjanto Halim di Semarang. Pada 1990 dia kembali dari Amerika Serikat (AS) setelah menempuh pendidikan S2 jurusan teknologi pangan.

Namun dia tidak langsung membuat Marimas, tapi usaha susu telur madu jahe (STMJ), snack, sampai membuka agen air mineral hingga menjual bumbu masak. Hingga pada 1995, Harjanto melihat minuman rasa buah masih dalam kemasan botol dan berbentuk sirup.

Menurut Harjanto ini kurang praktis dan rawan dikerubungi semut. Kemudian dia memikirkan bagaimana cara yang lebih higienis dan efisien untuk mengemas minuman tersebut. Akhirnya ditemukanlah ide membuat minuman buk dalam sachet.

Dalam perjalanan membangun Marimas, Harjanto juga harus turun ke pasar-pasar dan menawarkan produknya kepada pedagang. Tidak mudah katanya. Banyak pedagang yang ragu dengan produk Marimas itu. Mereka tidak yakin dengan minuman serbuk yang bisa diseduh untuk satu gelas.

"Saya jelaskan ke mereka, ini seperti jamu lho, diseduh satu gelas. Mereka awalnya nggak percaya, masa minuman begini diseduh kayak jamu. Tapi saya gigih terus menawarkan, kasih contoh gratis ke mereka," tambah dia.

Dia juga mempromosikan Marimas dengan gaya tukang obat. Menggunakan pengeras suara di pasar hingga membuat orang berkumpul. Bapak-bapak yang menjadi target utamanya akhirnya mengerubungi Harjanto dan mendapatkan sampel produknya.

"Jual dengan bapak-bapak itu enak, mereka tidak pernah menawar," jelasnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya, masih ada kisah seputar Marimas. Langsung klik