Hari Pelanggan Nasional Diperingati 4 September, Begini Sejarahnya

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 04 Sep 2021 12:06 WIB
Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional 2021, PT KAI Daop 1 Jakarta membagikan souvenir kepada penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu (4/9/2021).
Ilustrasi Hari Pelanggan Nasional/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Setiap tanggal 4 September diperingati sebagai Hari Pelanggan Nasional. Kok bisa 4 September diperingati sebagai Hari Pelanggan Nasional?

Begini ceritanya, mengutip dari situs haripelanggan.com, pencetus Hari Pelanggan Nasional adalah Handi Irawan, pendiri Frontier Consulting Group. Hal itu berawal dari keinginan Handi meningkatkan relasi yang baik antara perusahaan, sekaligus meningkatkan kualitas dalam melayan pelanggan.

"Melayani pelanggan barangkali sudah menjadi kewajiban di banyak perusahaan. Namun mencoba memahami pelanggan sebagai jiwa bagi perusahaan mungkin belum berhasil diwujudkan. Boleh jadi karena kedudukan perusahaan selalu ada di atas pelanggan. Bisa juga karena mereka tidak pernah bisa memahami pelanggan," mengutip keterangan dalam situs haripelanggan.com, Sabtu (4/9/2021).

"Memahami pelanggan bukanlah pekerjaan semusim. Harapan pelanggan yang selalu meningkat membuat semua pelanggan tidak pernah sepakat untuk mengatakan bahwa mereka benar-benar terpuaskan. Oleh karena itu Hari Pelanggan Nasional dapat menjadi momen yang tepat untuk memompa semangat perusahaan dalam memuaskan pelanggan," lanjut keterangan dalam situs haripelanggan.com.

Gayung pun bersambut. Gagasan Handi tersebut ternyata disambut baik pemerintah. Pada 2003, Presiden Megawati Soekarnoputri menetapkan 4 September sebagai Hari Pelanggan Nasional. Peresmian Hari Pelanggan Nasional saat itu dihadiri 200 CEO BUMN dan perusahaan swasta. Hari Pelanggan Nasional pun dirayakan lebih dari 500 perusahaan.

Selain itu, Hari Pelanggan Nasional juga memiliki logo khusus, yaitu melambangakan senyum manusia dengan dasar warna hijau. Logo yang dirancang oleh salah satu The Best Ad Designer di Indonesia ini mewakili sebuah senyuman manusia yang tulus, yang menandakan sebuah kepuasan.

"Pemilihan warna hijau menggambarkan kesejukan, rasa bersahabat dan keramahan, sedangkan pemilihan tipologi huruf kecil melambangakan sifat kerendahan hati dan keinginan untuk selalu berkembang," tulis keterangan dalam situs haripelanggan.com

(hns/hns)