Pengusaha Ketar-ketir Demo Buruh

Pengusaha Ketar-ketir Demo Buruh

- detikFinance
Rabu, 05 Apr 2006 11:25 WIB
Jakarta - Aksi demo buruh besar-besaran menentang revisi UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan membuat para pengusaha ketar-ketir. Namun demikian, pemerintah mengaku tak bisa mencegah demo massal itu."Semua (pengusaha) khawatir. Kalau Anda ikuti berita, isinya itu kekhawatiran semua," ujar Menperin Fahmi Idris saat ditanya mengenai pendapat para pengusaha soal demo buruh tersebut.Fahmi menyampaikan hal tersebut sebelum mengikuti rakortas tentang energi alternatif di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (5/4/2006).Pemerintah juga tidak bisa berbuat apa-apa soal demo buruh yang kini merebak di seluruh Indonesia. Mantan menakertrans ini pun mencontohkan soal maraknya demo buruh di Cina meski sejumlah aturan superketat diambil oleh pemerintah Cina.Yang pasti, lanjut Fahmi, aksi demo buruh besar-besaran ini akan mengurangi jam kerja dan produktivitas. "Walaupun mogok atau demo itu diizinkan berdasarkan UU dan prosedur yang telah ditetapkan," tandasnya.Fahmi juga mengungkapkan perjalanan revisi UU yang penuh kontroversi ini. Saat menjabat sebagai menakertrans, Fahmi mengaku mengikuti tripartit summit yang digelar pada Januari 2005 lalu. Seluruh pihak yang hadir, baik dari perwakilan buruh maupun pengusaha, kata Fahmi, menyetujui adanya revisi UU Ketenagakerjaan. "Semua unsur terwakili, tidak ada yang protes. Itu tandanya semua oke," ungkapnya.Atas dasar hasil pertemuan itu, lanjut Fahmi, pemerintah sebagai penanggung jawab menyiapkan draf revisi UU tersebut untuk melihat titik-titik krusial UU itu. Semua masukan dari departemen-departemen terkait sudah dimasukkan. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads