Baru Total E&P yang Siap Hitung Cadangan Gas
Rabu, 05 Apr 2006 14:24 WIB
Jakarta - Produsen gas yang sudah siap dengan perhitungan cadangan gas hingga saat ini baru Total E&P Indonesie. Sementara Unocal belum siap karena sedang dalam proses penggabungan dengan Chevron."Jadi yang sudah siap Total. Sementara Unocal hingga kini masih menghitung-hitung lagi. Mereka minta waktu," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai rakortas tentang energi alternatif di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (5/4/2006).Ketidaksiapan Unocal untuk menghitung cadangan gas terkait dengan akuisisi yang dilakukan Chevron atas Unocal. "Karena Chevron sudah mengakuisisi, jadi secara filosofis perhitungan antara kedua perusahaan ini berbeda. Makanya mereka minta kita disuruh bersabar dulu," tambah Purnomo.Pernyataan Purnomo itu terkait rencana pemerintah mengutamakan produksi gas untuk kebutuhan domestik, dan menghentikan ekspornya ke Jepang Korea dan Taiwan yang akan berakhir pada 2010.Purnomo menambahkan, kontrak penjualan LNG yang telah ada dan masih berjalan akan tetap dilakukan. "Itu kan masih lama dan kontraknya masih berjalan. Biarkan berjalan dulu," ujarnya.Pemerintah sendiri saat ini juga masih menghitung cadangan gasnya. "Saat ini kan ekspor LNG 12 juta ton ke Jepang, Korea dan Taiwan. Makanya kita hitung dulu nanti," tandas Purnomo.
(qom/)











































