Ada China di Balik Proyek 'Tempat Liburan' Pangeran Abu Dhabi di Aceh

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2021 14:08 WIB
Warga menikmati panorama alam matahari terbenam (sunset) akhir tahun 2020 di pantai Babah Kuala Lampuuk, Aceh Besar, Aceh, Kamis (31/12/2020). Menikmati sunset di provinsi paling ujung barat pulau Sumatera menjadi wisata alternatif bagi sebagian warga setelah adanya larangan perayaan pergantian tahun masehi di provinsi Aceh. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/rwa.
Ada China di Balik Proyek 'Tempat Liburan' Pangeran Abu Dhabi di Aceh

Adapun Luhut menjabarkan saat ini perwakilan Abu Dhabi sudah berkontak secara intens dengannya, khususnya dengan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al-Mazroui. Dia mengatakan bulan ini perwakilan Abu Dhabi bakal datang ke Indonesia untuk melanjutkan minat pengembangan resor di Aceh.

"Tanggal 13-15 mereka mau datang ke sini lagi untuk bicara proyek kerja sama Indonesia-Abu Dhabi," ungkap Luhut.

Potensinya, menurut Luhut, ada 40 ribu hektar kawasan di Singkil yang menarik hati UEA. Luhut mengatakan mereka akan membangun resor dan kawasan wisata di daerah itu.

Bahkan, daerah itu disebut Luhut menjadi favorit dari Pangeran Abu Dhabi Crown Prince Mohammed bin Zayed Al Nahyan alias MBZ. Saking favoritnya, Pangeran MBZ bahkan meminta agar dibuatkan juga penerbangan langsung dari Abu Dhabi ke Singkil.

"Mereka mau bikin ressort. Bahkan, Crown Prince Mohammed Bin Zayed juga mau sekali-kali juga ada di sana. Dia juga mau direct flight dari Abu Dhabi ke Singkil," ungkap Luhut.


(hal/fdl)