RI-AS Kerjasama Cegah Transhipment Tekstil dan Udang

RI-AS Kerjasama Cegah Transhipment Tekstil dan Udang

- detikFinance
Rabu, 05 Apr 2006 22:49 WIB
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Kepala Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) Rob Portman akan memfokuskan kerjasama untuk mencegah terjadinya transhipment dalam komoditi tesktil dan udang.Keduanya menyiapkan sejumlah memorandum of understanding (MoU) di bidang perdagangan sebagai upaya memperkuat hubungan ekonomi kedua negara."Kiat fokus cegah transhipment khususnya tekstil dan udang. MoU yang akan disiapkan itu antara lain mengenai pencegahan peredaran kayu ilegal, kerja sama kepabeanan dan tekstil Transhipment dan masalah hak kekayaan intelektual," kata Mari seperti dikutip dari siaran pers yang diterima detikcom, Jakarta, Rabu (5/4/2006).Mari Elka dan rombongan setelah ke Washington DC, melanjutkan perjalanan ke New York and Chicago untuk bertemu dengan importir utama AS dan perusahaan ritel besar dalam rangka mempromosikan ekspor Indonesia.Dalam kasus transhipment ini, menurut data kepabeanan AS, sejumlah pengusaha Indonesia telah melakukan praktik pemindahan kapal (transhipment) produk garmen dari negara lain untuk dimasukan ke pasar Amerika Serikat.Pratik transhipment ini merebak setelah pemerintah AS mengeluarkan kebijakan untuk membatasi masuknya tekstil, antara lain dari Cina.Akibat praktik transhipment ini, produk tekstil Indonesia terancam dijatuhi embargo dan dikenai bea masuk (BM) premium oleh Amerika Serikat (AS). Selain Indonesia, negara lain yang juga menghadapi kasus yang sama adalah Malaysia, Thailand, Singapura dan Hong Kong.Hal yang sama juga terjadi komoditi udang, sehingga pengusaha Indonesia saat ini juga mengalami kesulitan untuk mengekspor produk ini ke pasar Amerika Serikat.Masalah lain yang dibicarakan adalah pemberian fasilitas like automatic detention komoditas coklat Indonesia ke pasar Amerika Serikat dan mengenai ekspor daging sapi Amerika Serikat ke Indonesia."Hasil pertemuan ini akan memberi peluang untuk memperkuat kerjasama dengan Indonesia, terutama dalam masalah illegal logging," kata Portman yang merupakan pejabat setingkat menteri di Amerika Serikat.Kedua menteri juga membahas tindak lanjut kerjasama program pembangunan dalam rangka peningkatan kapasitas Indonesia seperti Millenium Challenge Agreement (MCA), pembangunan sektor infrastruktur dan sejumlah program bantuan teknis Amerika Serikat untuk Indonesia. (atq/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads