Lokasi 'Tempat Liburan' Pangeran Abu Dhabi di Aceh, Ada Apa di Sana?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 08 Sep 2021 20:30 WIB
Pulau Panjang dan Pulau Palambak
Foto: (Agus Setyadi/detikcom)
Jakarta -

Kabupaten Aceh Singkil jadi incaran investasi Uni Emirat Arab (UEA). Keluarga kerajaan di Abu Dhabi berminat membesut wilayah itu menjadi kawasan wisata dan resor mewah. Bukan tidak mungkin, kawasan ini bakal jadi tempat liburan para pangeran Abu Dhabi.

Minat untuk menggarap kawasan ini juga sudah diungkapkan sejak lama, tepatnya dalam kunjungan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al-Mazroui Maret lalu di Indonesia.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan rencana mengawinkan potensi wisata Aceh dan investasi Arab semakin nyata. Luhut menyatakan akan ada proyek senilai US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun yang bakal digarap di Aceh.

"Kebetulan saya juga punya hubungan baik dengan mereka (UEA) maka kita akan coba kawinkan. Ada satu proyek menurut hemat saya itu kira-kira US$ 500 juta," ungkap Luhut dalam sambutan di acara Gernas BBI Aceh, Rabu (8/9/2021).

Potensinya, menurut Luhut, ada 40 ribu hektar kawasan di Singkil yang menarik hati UEA. Luhut mengatakan mereka akan membangun resor dan kawasan wisata di daerah itu.

Bahkan, daerah itu disebut Luhut menjadi favorit dari Pangeran Abu Dhabi Crown Prince Mohammed bin Zayed Al Nahyan alias MBZ dan nampaknya akan menjadi tempat liburan sang pangeran. Saking favoritnya, Pangeran MBZ bahkan meminta agar dibuatkan juga penerbangan langsung dari Abu Dhabi ke Singkil.

"Mereka mau bikin resor. Bahkan, Crown Prince Mohammed Bin Zayed juga mau sekali-kali juga ada di sana. Dia juga mau direct flight dari Abu Dhabi ke Singkil," ungkap Luhut.

Ada apa di Singkil hingga membuat pangeran Abu Dhabi kepincut? klik halaman berikutnya.