Antam Buka-bukaan Naik Turun Harga Emas Selama Pandemi

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 09 Sep 2021 15:48 WIB
Ilustrasi emas batangan
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Emas menjadi komoditas yang terpengaruh adanya pandemi COVID-19. Sempat jadi primadona, harga emas beberapa bulan belakangan turun.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pun buka-bukaan kenapa harga emas belakangan ini turun setelah sempat naik tinggi. Hal itu disebabkan karena harga emas tidak lepas dari kondisi makro ekonomi.

"Tentunya harga emas tidak terlepas kondisi makro ekonomi. Biasanya rate makro ekonomi membaik, jadi harga emas kalau di kita istilahnya normalize bukan turun," jelas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Anton Herianto, dalam Konferensi Pers Public Expose Live 2021, Kamis (9/9/2021).

Ia menjelaskan penurunan harga emas dari US$ 2.100 per troy ounce pada Mei-Agustus 2020 setara Rp 24,2 juta (kurs Rp 14.260) dan sekarang menjadi US$ 1.700- 1.800/troy ounce. Penurunan itu karena adanya antusiasme vaksinasi COVID-19 .

"Tahun lalu Mei, Juni, hingga Agustus harga emas sempat US$ 2.100 per troy ounce, lalu ekonomi membaik adanya sentimen positif karena vaksin menjadi nomalize ke harga US$ 1.700-1800," jelasnya.

Penurunan harga emas diakui telah menurunkan persentase keuntungan perusahaan sebagai produsen emas. Antam pun mengatakan akan terus menggenjot penjualan emasnya.

"Jadi kalau harga turun, margin kita turun. Supaya margin dari sisi nomialnya tidak turun maka kami tentunya meningkatkan produksi dan penjualan. Meningkatkan penjualan tentunya," jelasnya.

Untuk itu, tahun ini perusahaan menargetkan bisa mencapai target penjualan emas sebanyak 18,5-19 ton emas. Sementara hingga bulan ini emas yang sudah terjual sebanyak 13,3 ton.

"masih ada 6 bulan mudah-mudahan bisa tercapai. Kalau tahun lalu saja bisa 22 ton, mungki tahun ini harusnya tidak boleh kurang dari itu," tuturnya.

Sebagai informasi, tahun 2020 Antam menargetkan penjualan emasnya mencapai 18 ton. Seluruhnya difokuskan untuk dijual di domestik. Target itu tercapai dengan total penjualan selama 2020 sebanyak 22 ton.

Sementara hari ini, harga emas Antam dijual di level Rp 930.000 per gram. Harga tersebut naik Rp 2.000 dari hari perdagangan sebelumnya. Demikian dikutip dari situs logammulia.com, butik LM Pulo Gadung.

Simak Video: Harga Emas Masih Loyo Minggu Ini

[Gambas:Video 20detik]




(dna/dna)