Masalah Keamanan Jadi Alasan Orang Tak Mau Anak-anak Ngemal

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 10 Sep 2021 10:57 WIB
Mal di Jakarta akan kembali dibuka Senin, 15 Juni mendatang. Sejumlah mal pun telah melakukan persiapan protokol kesehatan.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Sejumlah masyarakat khususnya pembaca detikcom tidak setuju anak-anak masuk ke mal. Hal itu berdasarkan polling yang digelar detikcom sejak kemarin di mana, dari 90 pembaca yang memberikan pandangan, 30 orang menyatakan tidak setuju.

Umumnya, para pembaca tidak setuju anak-anak masuk mal karena mal masih dianggap kurang aman. Hal itu salah satunya diungkap Dwi Handayani yang menyatakan tidak setuju anak-anak masuk mal.

"Pengunjung mall, walaupun sdh divaksinasi blm tentu mrk sehat semua, bs jadi mrk positif cofid dg gejala yg tdk terlalu parah,atau bahkan OTG. Jd anak2 sebaiknya ditunda dl utk bs masuk mall smp kondisi lbh aman lg" tulisnya seperti dikutip, Jumat (10/9/2021).

Sementara, Kotyi mengatakan, belum ada urgensi anak-anak masuk ke mal. Dia mewanti-wanti agar jangan sampai menyesal di kemudian hari.

"Belum ada urgensinya anak dibawah 12 tahun untuk masuk ke mall. Kalau sampai kenapa-kenapa dengan anak baru menyesal," katanya.

Begitu juga dengan H Cahyo, dia menilai mal tidak aman karena banyak orang-orang pegang-pegang barang yang rawan terhadap penyebaran virus.

"Mall paling ga aman, banyak barang yg bisa dipegang2 sembarangan sama anak yg mungkin aja ada virusnya," katanya.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Simak Video: 14 Mal di Bali Dibuka Kembali, Begini Pantauannya

[Gambas:Video 20detik]