Mentan Sebut Kaltara Punya Potensi Penuhi Ekspor Cempe Kambing Boer

Eqqy Syahputra - detikFinance
Sabtu, 11 Sep 2021 14:57 WIB
Mentan Tinjau Panen Cempe
Foto: Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo meninjau panen Cempe Kambing Boer usia 4 bulan di Bulungan Mandiri Farm, Kalimantan Utara. Dalam tinjauan tersebut, Syahrul memantau langsung proses peranakan hingga proses penjualan Kambing Boer.

Syahrul mengungkapkan Kalimantan Utara sebagai tempat kambing cempe tersebut diproduksi memiliki potensi dan peluang yang cukup besar, terutama dalam memenuhi pasar ekspor ke negara-negara di Asia.

"Karena itu, saya berharap forkopimda dan juga para bupatinya sama-sama memaksimalkan lahan-lahan pertanian yang ada untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar," ujar Syahrul dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/9/2021).

Syahrul menambahkan Kalimantan Utara memiliki lahan yang subur dengan potensi ekspor yang cukup besar. Bahkan, peternakan dan perkebunan di sana dapat diintegrasikan secara bersamaan dengan komoditas tanaman pangan dan produk olahan.

"Karena itu tolong disusun Pak Gubernur, Pak Bupati, Kepala Dinas dan seluruh Dirjen agar konsep integrasi ini bisa dikembangkan secara baik," tambah Syahrul.

Selain itu, Syahrul juga berharap petani dan para pelaku usaha lainnya mampu menyerap anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian yang kini memiliki nilai hingga Rp 70 triliun. Uang dengan nominal yang fantastis itu dapat dimanfaatkan dan di akses sebagai permodalan wirausaha.

"Program KUR adalah bentuk kehadiran negara terhadap kesejahteraan petani. Program ini menjadi atensi Presiden agar betul-betul bisa dimanfaatkan menjadi kekuatan baru bagi bangsa Indonesia," kata Syahrul.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Paliwang, turut menyampaikan terimakasih atas kunjungan Syahrul ke wilayah kerjanya. Menurut Zainal, Kalimantan Utara sebagai Provinsi penyangga memiliki potensi besar terhadap sektor pertanian dan peternakan di Indonesia.

"Terima kasih kami ucapkan atas kehadiran langsung Pak Menteri beserta rombongan yang sudah lama sekali kami nantikan. Pak Menteri yang saya hormati perlu kami sampaikan bahwa wilayah kami memiliki peluang dan potensi yang luar biasa, utamanya pada subsektor peternakan," tutup Zainal.

(ncm/ega)